Perjuangan Hidup Celine Dion, Dari Penyakit Langka hingga Kehilangan Keluarga Tercinta
Musik Celine Dion tidak hanya menghibur, tetapi juga mengungkapkan emosi yang kompleks tentang perjuangan hidup.
Sebelum dan setelah menjadi terkenal, Celine Dion pernah mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan.
Perjuangan Hidup Celine Dion, Dari Penyakit Langka hingga Kehilangan Keluarga Tercinta
Di masa kecil dan awal karirnya, Celine Dion merasa tidak pandai di sekolah, tidak keren, dan tidak cantik, sehingga sering mendapat ejekan. Meskipun albumnya berhasil terjual 125.000 eksemplar dan ia tengah naik daun, ia masih sering mendapat ejekan tentang penampilannya, yang membuatnya merasa kurang percaya diri.
Celine Dion pernah didiagnosis menderita penyakit langka yang serius, mengakibatkan pita suara kanannya melemah. Ia pun mengikuti saran dokter Geral Berke untuk beristirahat dari aktivitas menyanyi selama enam hingga delapan minggu.
Pada 30 November 2003, Adhemar Dion, ayah Celine Dion, meninggal dunia karena kanker di Montreal, Kanada, saat berusia 80 tahun.
Kemudian, pada Januari 2020, saat sedang mengadakan konser di Miami, Celine Dion mengumumkan kabar duka tentang ibunya, Thérèse Tanguay Dion, yang meninggal pagi itu setelah mengalami masalah kesehatan selama lebih dari satu tahun.
Celine Dion mengalami kesulitan dalam memiliki anak, sehingga ia mencoba program bayi tabung beberapa kali. Anak pertamanya diperoleh melalui program tersebut, dan ia juga mencoba program bayi tabung untuk anak keduanya. Namun, ia mengalami 6 kali kegagalan dan juga mengalami keguguran. Pada tahun 2010, Celine Dion berhasil melahirkan anak laki-laki kembar fraternal melalui program bayi tabung.
Celine Dion memutuskan untuk berhenti dari industri musik selama dua tahun untuk mendukung sang suami, Rene Angelil, yang didiagnosis menderita kanker tenggorokan. Kanker tersebut kambuh beberapa kali hingga sang suami meninggal pada Januari 2016.
Celine Dion pernah menderita penyakit langka yang disebut Stiff-Person Syndrome (SPS). SPS adalah penyakit yang sangat jarang terjadi dan hanya mempengaruhi 1 dari 1 juta orang. Gejalanya meliputi kejang dan otot yang kaku, yang memengaruhi kemampuannya dalam bernyanyi. Meskipun tidak ada obat untuk SPS, gejalanya dapat dikendalikan melalui terapi fisik dan mengurangi rangsangan eksternal seperti cahaya dan kebisingan.
Celine Dion mengalami banyak tragedi keluarga yang mengguncang. Selain suami dan orang tuanya, keponakannya yang bernama Karine Menard juga meninggal karena komplikasi fibrosis kistik. Selanjutnya, kakak laki-lakinya, Daniel, meninggal karena kanker otak, lidah, dan tenggorokan. Tidak hanya itu, kakak iparnya, Guy Poirier, juga meninggal karena kanker tulang, otak, dan paru-paru.