Akun Instagram Tiba-Tiba Hilang, Ahmad Dhani Minta Bantuan Bareskrim Polri
Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Bareskrim Polri memiliki tujuan lain yang belum diungkapkan secara rinci.
Musisi Ahmad Dhani mengunjungi Gedung Bareskrim Polri untuk berkonsultasi mengenai hilangnya akun media sosial Instagram-nya yang tiba-tiba menghilang.
"Nggak, sebenernya ya, di sini ada ahli siber kan. Nah, kita bertanya bagaimana proses Instagram bisa di-take down itu dari mana gitu," ungkap Ahmad Dhani di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Dhani merasa ada kejanggalan terkait hilangnya akun Instagram pribadinya. Berdasarkan informasi awal yang ia terima, ia meyakini bahwa kejadian ini bukan hanya disebabkan oleh laporan massal dari pengguna internet.
"Kalau menurut temen kita di atas, itu nggak mungkin dari laporan mass report, nggak mungkin. Begitu dilihat, ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas untuk bisa men-take down Instagram saya gitu," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke Bareskrim hanya untuk mencari informasi dan pendapat dari para ahli. Menurutnya, penting untuk melakukan konsultasi karena tidak semua orang memiliki pemahaman yang mendalam mengenai sistem otoritas di media sosial.
"Ya, konsultasi aja. Konsultasi, karena tidak semua, tidak semua, tidak semua orang paham," tambahnya.
Rencana lain dari Ahmad Dhani
Di balik berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan Instagram, Dhani sempat mengisyaratkan adanya agenda lain yang lebih mendesak dalam pertemuan tersebut. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkan rincian pembicaraan yang dianggap sebagai inti dari pertemuan itu, karena dianggap tidak pantas untuk dipublikasikan.
"Tapi sebenernya tujuannya bukan itu tadi. Kita tujuannya yang lain. Tapi karena berhubung tadi ngobrolnya itu, yang inti pertemuan inti saya tidak bisa laporkan kepada media," jelasnya.
Kejadian yang menimpa akun media sosial Dhani berlangsung dengan sangat cepat. Ia menjelaskan bahwa kehilangan akses tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan belum genap satu hari sejak ia menyadarinya.
"Kemarin, belum 24 jam ini. Belum 24 jam," tuturnya.
Hal ini menunjukkan betapa cepatnya peristiwa tersebut terjadi dan betapa pentingnya bagi Dhani untuk segera mengambil tindakan.
Ahmad Dhani percaya bahwa ini hanya kesalahpahaman
Dhani mengakui bahwa kehilangan akun media sosialnya memberikan dampak yang cukup signifikan baginya. Meskipun demikian, ia berusaha untuk tetap berpikiran positif dan meyakini bahwa insiden ini mungkin disebabkan oleh kesalahpahaman.
"Ya pasti saya rugi. Cuman ini pasti ada kesalahpahaman. Pasti ada kesalahpahaman. Saya yakin Menteri nggak tahu. Saya yakin Menteri nggak tahu itu," ujarnya.
Ia mencurigai bahwa hilangnya akun media sosialnya berkaitan dengan salah satu konten yang baru saja diunggah, yang telah menjadi perbincangan di dunia maya. Dhani juga mengakui bahwa postingan tersebut memiliki jangkauan yang sangat luas dan berpotensi membuat beberapa pihak merasa terganggu.
"Iya, postingan itu. Itu penting banget itu postingan saya yang sehari 20 juta view. Itu berbahaya banget untuk sebagian orang gitu," tambahnya.
Akun tersebut masih tidak dapat diakses
Hingga saat ini, musisi tersebut mengungkapkan bahwa ia masih belum bisa mengakses akun Instagramnya untuk berinteraksi dengan para penggemarnya. Ia juga tengah menyelidiki apakah semua konten yang pernah diunggahnya benar-benar hilang atau hanya tidak terlihat akibat pengaturan sistem.
“Nggak bisa. Saya nggak tahu Instagram saya postingan-nya yang hilang apa akunnya yang hilang saya nggak tahu. Dan itu menurut temen kita di atas, itu bukan dari mass report. Memang kita perlu selidiki,” pungkas Ahmad Dhani.