Volume Lalu Lintas Tol Pandaan-Malang Melonjak 21% Selama Arus Mudik Balik Idul Fitri 2026
PT Jasamarga Pandaan Malang mencatat peningkatan signifikan **volume lalu lintas Tol Pandaan-Malang** hingga 21,14 persen selama periode mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, mencapai lebih dari 1,15 juta kendaraan.
PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) melaporkan adanya lonjakan signifikan pada volume lalu lintas di ruas Tol Pandaan-Malang selama periode libur panjang Idul Fitri 1447 H. Tercatat sebanyak 1.155.152 kendaraan telah memasuki maupun meninggalkan wilayah Malang pada rentang waktu H-10 hingga H+5 Idul Fitri, yaitu dari tanggal 11 hingga 27 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 21,14 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal tahun 2026 yang hanya mencapai 953.562 kendaraan.
General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menegaskan komitmen pihaknya untuk tetap memberikan layanan optimal kepada para pengguna jalan di tengah tingginya pergerakan kendaraan. Peningkatan arus kendaraan yang sangat signifikan ini terutama terjadi menuju maupun meninggalkan Malang dan Batu.
Meskipun demikian, kepadatan lalu lintas atau V/C ratio di gerbang tol berhasil dijaga pada ambang batas aman dan lancar. Hal ini dicapai melalui berbagai upaya rekayasa, termasuk distribusi antrean di gerbang tol, optimalisasi penggunaan Mobile Reader (MR), serta penataan parkir di rest area untuk mengantisipasi kapasitas saat puncak musim liburan.
Lonjakan Signifikan di Pintu Gerbang Tol Utama
Data dari PT Jasamarga Pandaan Malang menunjukkan bahwa setiap gerbang tol di ruas Pandaan-Malang mengalami peningkatan volume lalu lintas yang bervariasi selama Idul Fitri 2026. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur atau bersilaturahmi. Gerbang Tol Malang menjadi salah satu titik dengan lonjakan tertinggi, baik untuk kendaraan masuk maupun keluar.
Secara rinci, beberapa gerbang tol mencatat angka yang signifikan:
- GT Purwodadi: 60.118 kendaraan memasuki Malang, naik 15,40 persen dari normal (52.096 kendaraan). Kendaraan meninggalkan Malang tercatat 62.060, naik 15,70 persen dari normal (53.640 kendaraan).
- GT Lawang: 58.263 kendaraan masuk Malang, naik 16,65 persen dari normal (49.947 kendaraan). Kendaraan meninggalkan Malang sebanyak 67.613, naik 7,08 persen dari normal (63.142 kendaraan).
- GT Singosari: 263.966 kendaraan memasuki Malang, naik 18,35 persen dari normal (223.033 kendaraan). Kendaraan meninggalkan Malang sebanyak 266.192, naik 27,5 persen dari normal (208.779 kendaraan).
- GT Pakis: 64.713 kendaraan memasuki Malang, naik 14,64 persen dari normal (56.450 kendaraan). Kendaraan keluar Malang sebanyak 59.716, naik 14,18 persen dari normal (52.302 kendaraan).
- GT Malang: 133.265 kendaraan memasuki Malang, naik 32,53 persen dari normal (100.554 kendaraan). Kendaraan keluar Malang sebanyak 119.246, naik 27,37 persen dari normal (93.619 kendaraan).
Strategi Jasamarga Hadapi Kepadatan Arus Kendaraan
Untuk mengelola peningkatan volume lalu lintas yang masif ini, PT Jasamarga Pandaan Malang telah menerapkan berbagai strategi operasional. Fokus utama adalah menjaga kelancaran arus kendaraan di titik-titik krusial, terutama di gerbang tol yang menjadi pintu masuk dan keluar utama. Langkah-langkah ini penting untuk meminimalisir potensi penumpukan kendaraan dan memastikan pengalaman berkendara yang nyaman bagi pengguna jalan.
Rekayasa distribusi antrean di gerbang tol menjadi kunci untuk mencegah antrean panjang. Selain itu, penggunaan Mobile Reader (MR) secara maksimal membantu mempercepat transaksi pembayaran tol, sehingga mengurangi waktu tunggu kendaraan. Penataan parkir di rest area juga dilakukan secara cermat untuk mengakomodasi kapasitas saat puncak kepadatan, memastikan pengguna jalan dapat beristirahat dengan aman dan nyaman tanpa menimbulkan kemacetan tambahan.
Imbauan Penting untuk Pengguna Jalan Tol
PT Jasamarga Pandaan Malang terus mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan mereka sebaik mungkin. Persiapan yang matang tidak hanya menjamin kenyamanan, tetapi juga keselamatan selama berkendara. Pengguna jalan diharapkan untuk selalu memprioritaskan kondisi kendaraan dan diri sendiri sebelum memulai perjalanan.
Beberapa imbauan penting meliputi memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan, serta mengisi saldo kartu uang elektronik yang mencukupi. Selain itu, membawa perbekalan yang memadai dan beristirahat di tempat yang telah tersedia apabila merasa kelelahan sangat dianjurkan. Untuk bantuan dan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 133 atau menggunakan aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk iOS dan Android.
Sumber: AntaraNews