PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaporkan adanya peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di Ruas Tol Gempol–Pasuruan. Tercatat sebanyak 307.984 kendaraan melintasi tol ini selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah, terhitung dari H-10 hingga H+6 atau tanggal 11–28 Maret 2026. Angka ini menunjukkan aktivitas perjalanan yang tinggi selama musim libur panjang.
Peningkatan tersebut mencapai 4,86 persen dibandingkan lalu lintas normal harian yang hanya sekitar 293.710 kendaraan. Selain itu, volume ini juga melonjak 10,82 persen jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2025 yang mencatat 277.903 kendaraan. Data ini mengindikasikan bahwa Tol Gempol-Pasuruan menjadi jalur favorit pemudik.
General Manager Teknik dan Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan, Leonardo Chandra, mengimbau seluruh pengguna jalan tol. Ia meminta agar mempersiapkan perjalanan sebaik mungkin demi kelancaran dan keamanan bersama. Persiapan matang sangat diperlukan untuk menghindari kendala di perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Volume lalu lintas yang mencapai 307.984 kendaraan pada periode Idul Fitri 1447 H ini menegaskan peran vital Tol Gempol-Pasuruan. Kenaikan 4,86 persen dari lalu lintas normal menunjukkan adanya pergerakan masif masyarakat. Peningkatan ini juga lebih tinggi 10,82 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Data ini menjadi cerminan mobilitas masyarakat selama perayaan hari raya.
PT Jasamarga Gempol Pasuruan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jalan. Pengelolaan lalu lintas yang efektif menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan setiap pengendara.
Leonardo Chandra menekankan pentingnya persiapan matang sebelum memulai perjalanan di jalan tol. "Kami mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan sebaik mungkin," ujarnya. Imbauan ini mencakup berbagai aspek penting demi kelancaran perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Distribusi volume lalu lintas menunjukkan pola pergerakan yang bervariasi di setiap gerbang tol. Gerbang Tol (GT) Bangil mencatat kenaikan signifikan pada kendaraan keluar sebesar 17,78 persen dengan 31.596 kendaraan. Sementara itu, kendaraan masuk di GT Bangil juga naik 9,97 persen dengan 31.380 kendaraan.
Berbeda dengan Bangil, GT Rembang justru mengalami penurunan volume lalu lintas. Kendaraan keluar di GT Rembang turun 27,53 persen menjadi 21.394 kendaraan, dan kendaraan masuk juga turun 29,00 persen menjadi 20.628 kendaraan. Penurunan ini mungkin disebabkan oleh perubahan pola perjalanan pemudik.
GT Pasuruan menunjukkan peningkatan yang stabil dengan 76.996 kendaraan keluar, naik 14,24 persen. Kendaraan masuk di GT Pasuruan juga naik 11,69 persen dengan 79.925 kendaraan. Terakhir, GT Grati mengalami kenaikan 22,01 persen untuk kendaraan keluar (27.595 kendaraan) dan 2,43 persen untuk kendaraan masuk (38.559 kendaraan).
Advertisement
Advertisement
PT Jasamarga Gempol Pasuruan terus mengingatkan pengguna jalan tol akan pentingnya persiapan sebelum berkendara. Memastikan kondisi kendaraan prima adalah langkah awal yang tidak boleh terlewatkan. Selain itu, pengendara harus mengisi penuh daya dan bahan bakar kendaraan sebelum memulai perjalanan panjang.
Pengguna jalan juga diimbau untuk mengisi saldo kartu uang elektronik agar tidak terjadi antrean panjang di gerbang tol. Menyiapkan perbekalan yang memadai selama perjalanan juga sangat disarankan. Istirahat yang cukup apabila merasa lelah berkendara adalah kunci untuk menjaga konsentrasi dan keselamatan.
Apabila membutuhkan bantuan atau informasi seputar jalan tol, pengguna dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 133. Aplikasi Travoy juga tersedia untuk pengguna iOS dan Android guna mendapatkan informasi terkini. Layanan ini memastikan bantuan selalu siap sedia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews