Jasamarga Catat Peningkatan Signifikan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Libur Paskah 2026
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat lonjakan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Libur Paskah 2026. Puluhan ribu kendaraan melintas, menandakan tingginya mobilitas masyarakat pada momen liburan.
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat lonjakan signifikan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Libur Paskah 2026. Sebanyak 34.384 kendaraan melintasi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) pada periode 2-3 April 2026. Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan tol selama momen libur panjang keagamaan.
Direktur Umum JNT, Rivan A Purwanto, menjelaskan bahwa angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 13,38 persen dibandingkan kondisi normal. Data ini dihimpun dalam kurun waktu dua hari, yaitu sejak Kamis, 2 April hingga Jumat, 3 April 2026. Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa jalan tol menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk bepergian.
Rivan menambahkan, volume lalu lintas yang melintasi empat ruas tol Regional Nusantara secara keseluruhan juga menunjukkan peningkatan. Tercatat 376.946 kendaraan melintas pada periode yang sama. Jasamarga terus berupaya memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan pengguna jalan tol.
Peningkatan Arus Kendaraan di Tol MKTT
Data terbaru dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) menunjukkan peningkatan signifikan pada Volume Lalu Lintas Tol MKTT Libur Paskah 2026. Total 34.384 kendaraan telah melintasi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) selama periode libur Paskah, yakni dari tanggal 2 hingga 3 April 2026. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 13,38 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal, mengindikasikan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat.
Secara lebih rinci, tercatat 10.734 kendaraan masuk melalui Gerbang Kualanamu, yang merupakan akses dari Bandara Kualanamu. Angka ini menunjukkan peningkatan 12,32 persen. Sementara itu, sebanyak 10.429 kendaraan tercatat menuju Bandara Kualanamu melalui Gerbang Tol Kualanamu, dengan peningkatan mencapai 14,98 persen. Data ini menggarisbawahi peran strategis Bandara Kualanamu sebagai titik keberangkatan dan kedatangan utama di wilayah tersebut.
Peningkatan volume ini tidak hanya terjadi di Tol MKTT, melainkan juga di empat ruas tol Regional Nusantara secara keseluruhan. Pada periode yang sama, empat ruas tol tersebut mencatatkan total 376.946 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur jalan tol menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat saat libur panjang.
Persiapan Jasamarga Hadapi Libur Panjang
Dalam menghadapi lonjakan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Libur Paskah, Jasamarga telah melakukan berbagai persiapan matang. Perusahaan berkomitmen untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tol berlangsung aman dan nyaman. Salah satu langkah yang diambil adalah penambahan gardu tol operasi untuk mempercepat proses transaksi di gerbang tol.
Selain itu, Jasamarga juga menyediakan mobile reader dan menambah titik top-up uang elektronik. Fasilitas ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jalan dalam melakukan pembayaran dan memastikan saldo uang elektronik selalu mencukupi. Ketersediaan fasilitas ini sangat penting untuk menghindari antrean panjang dan kemacetan di gerbang tol.
Jasamarga juga menyiagakan personel di lokasi rawan keamanan dan ketertiban masyarakat. Posko-posko disiapkan untuk memberikan bantuan dan informasi kepada pengguna jalan. Fungsi 100 persen sarana Sisinfokom, khususnya closed circuit television (CCTV) lajur dan antrean di gerbang tol, juga dipastikan berfungsi optimal untuk pemantauan dan penanganan cepat jika terjadi insiden.
Imbauan Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik selama periode libur panjang Paskah 2026. Persiapan yang matang akan sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang aman dan lancar. Pengguna jalan diharapkan untuk selalu mengantisipasi kondisi lalu lintas dan cuaca.
Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima. Periksa kondisi mesin, ban, rem, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Pengendara juga harus memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik. Hal ini krusial untuk menghindari kendala di tengah perjalanan.
Selama di jalan tol, pengguna diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Disiplin dalam berkendara, tidak melebihi batas kecepatan, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain adalah kunci keselamatan. Kolaborasi antara pengguna jalan dan petugas akan sangat mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Sumber: AntaraNews