Fakta Unik: 20 Ribu Kendaraan Serbu Medan Saat Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas Naik Signifikan!

Lonjakan signifikan lalu lintas kendaraan terjadi di Medan selama libur Maulid Nabi, dengan lebih dari 20 ribu kendaraan masuk kota. Apa penyebab peningkatan ini dan bagaimana Jasa Marga mengantisipasinya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 20 Ribu Kendaraan Serbu Medan Saat Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas Naik Signifikan!
Lonjakan signifikan lalu lintas kendaraan terjadi di Medan selama libur Maulid Nabi, dengan lebih dari 20 ribu kendaraan masuk kota. Apa penyebab peningkatan ini dan bagaimana Jasa Marga mengantisipasinya? (Merdeka.com)

Pada momen libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Kota Medan mengalami peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang cukup signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya lonjakan jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol menuju ibu kota Sumatera Utara ini.

Data terkini menunjukkan bahwa lebih dari 20.000 kendaraan tercatat masuk ke Medan melalui Gerbang Tol Amplas. Peningkatan ini mencerminkan aktivitas perjalanan masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berbagai keperluan, termasuk kunjungan keluarga atau wisata.

Tyas Pramoda Wardhani, Senior General Manajer Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, mengonfirmasi peningkatan ini. Ia menyatakan bahwa Jasa Marga terus memantau dan menginformasikan perkembangan trafik secara berkala guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode liburan ini.

Ruas tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) menjadi jalur utama yang mencatat peningkatan paling mencolok. Sebanyak 20.470 kendaraan melintasi ruas tol ini menuju Kota Medan.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 13,08 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di kisaran 18.103 kendaraan. Peningkatan ini terjadi melalui Gerbang Tol (GT) Amplas, yang menjadi pintu masuk utama ke Medan dari arah Belmera.

Lalu lintas menuju Kota Medan melalui Gerbang Tol (GT) Amplas tercatat 20.470 kendaraan atau naik 13,08 persen dari normal yaitu sejumlah 18.103 kendaraan,” ujar Tyas Pramoda Wardhani dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Sabtu.

Secara keseluruhan, volume lalu lintas pada ruas tol Belmera selama momen libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H mencapai 85.344 kendaraan. Angka ini menandakan kenaikan sebesar 5,8 persen dari kondisi lalu lintas harian biasa.

Selain Belmera, ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) juga menunjukkan adanya peningkatan lalu lintas, meskipun tidak sebesar Belmera. Kendaraan yang melintasi ruas tol ini dari Gerbang Tol Kualanamu menuju Kota Medan tercatat sebanyak 4.812 unit.

Jumlah ini merepresentasikan peningkatan sebesar 2,73 persen dari volume lalu lintas normal yang biasanya mencapai 3.889 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa jalur menuju Kualanamu juga menjadi pilihan bagi sebagian pengendara.

Sementara itu, lalu lintas menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu mengalami kenaikan yang lebih signifikan. Tercatat sejumlah 5.342 kendaraan melintas, naik 29,25 persen dari volume lalu lintas normal yang hanya 4.133 kendaraan.

Volume lalu lintas di ruas tol MKTT secara keseluruhan pada periode yang sama tercatat meningkat 20,01 persen. Total sebanyak 15.277 kendaraan melintasi ruas ini, menunjukkan aktivitas perjalanan yang cukup padat di sekitar area bandara dan sekitarnya.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan, Jasa Marga memberikan beberapa imbauan penting kepada pengguna jalan tol. Pengemudi disarankan untuk memastikan kondisi kendaraan dan diri dalam keadaan prima dan laik jalan sebelum memulai perjalanan.

Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara penuh sebelum memasuki jalan tol juga sangat dianjurkan untuk menghindari antrean di rest area. Selain itu, pengguna jalan tol direkomendasikan untuk melakukan pengecekan tarif tol dan pengisian ulang (top up) uang elektronik melalui aplikasi Travoy atau gerai top up yang tersedia di rest area.

“Pastikan juga kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo tercukupi sebelum melakukan perjalanan. Kita setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu,” kata Tyas Pramoda. Hindari pengisian ulang di gerbang tol untuk mempercepat transaksi dan mencegah kemacetan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi