Jasamarga Catat Peningkatan Signifikan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Selama Libur Paskah 2026

Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat lonjakan volume lalu lintas Tol MKTT hingga 11,98 persen saat libur Paskah 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan infrastruktur jalan tol.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jasamarga Catat Peningkatan Signifikan Volume Lalu Lintas Tol MKTT Selama Libur Paskah 2026
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat lonjakan volume lalu lintas Tol MKTT hingga 11,98 persen saat libur Paskah 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan infrastruktur jalan tol. (AntaraNews)

Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) melaporkan adanya peningkatan signifikan volume lalu lintas di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) selama periode libur Paskah 2026. Tercatat sebanyak 51.888 kendaraan melintasi ruas tol tersebut dalam rentang waktu 2 hingga 4 April 2026. Peningkatan ini menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat yang tinggi saat merayakan hari besar keagamaan.

Direktur Umum JNT, Rivan A Purwanto, menjelaskan bahwa volume lalu lintas ini mengalami kenaikan sebesar 11,98 persen dibandingkan dengan kondisi normal. Data tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat memilih memanfaatkan layanan jalan tol untuk mobilitas mereka. Kenaikan angka ini menjadi perhatian utama bagi pengelola jalan tol untuk memastikan kelancaran dan keamanan.

Peningkatan arus kendaraan ini tidak hanya terjadi di Tol MKTT, tetapi juga secara keseluruhan di empat ruas tol Regional Nusantara. JNT mencatat total 572.877 kendaraan melintas pada periode yang sama. Hal ini menegaskan pentingnya persiapan matang dari pihak pengelola jalan tol dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas.

Secara lebih rinci, volume lalu lintas di Tol MKTT selama libur Paskah 2026 mencapai 51.888 kendaraan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas warga yang melakukan perjalanan, baik untuk tujuan mudik maupun berlibur. Peningkatan ini menjadi indikator penting bagi evaluasi kinerja dan perencanaan operasional jalan tol.

Dari total volume lalu lintas tersebut, 15.685 kendaraan tercatat masuk melalui Gerbang Tol Kualanamu, yang merupakan akses dari Bandara Kualanamu. Sementara itu, 17.512 unit kendaraan bergerak menuju Bandara Kualanamu melalui Gerbang Tol Kualanamu. Data ini menunjukkan peran vital Bandara Kualanamu sebagai titik sentral perjalanan.

JNT juga melaporkan bahwa kendaraan yang berasal dari Bandara Kualanamu mengalami peningkatan sebesar 7,98 persen. Sedangkan kendaraan yang menuju Bandara Kualanamu menunjukkan kenaikan lebih tinggi, yaitu 12,46 persen. Persentase ini menegaskan bahwa Tol MKTT menjadi jalur utama bagi aksesibilitas menuju dan dari bandara internasional tersebut.

Untuk mengantisipasi dan memastikan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan, Jasamarga telah melakukan berbagai persiapan. Perusahaan menambah gardu tol operasi guna mempercepat proses transaksi di gerbang. Selain itu, mobile reader juga disediakan untuk mendukung kelancaran pembayaran.

Tidak hanya itu, penambahan titik top-up uang elektronik juga dilakukan untuk memudahkan pengguna jalan mengisi saldo. Langkah ini diambil untuk menghindari antrean panjang dan memastikan semua transaksi dapat berjalan efisien. Ketersediaan layanan ini sangat krusial saat periode puncak libur.

Jasamarga juga menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan keamanan dan ketertiban masyarakat. Posko-posko disiapkan, dan fungsi sarana Sisinfokom dioptimalkan 100 persen, khususnya CCTV lajur dan antrean di gerbang tol. Hal ini bertujuan untuk memantau situasi secara real-time dan merespons cepat jika terjadi insiden.

Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik selama periode libur panjang Paskah. Persiapan yang matang akan sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Perencanaan perjalanan yang baik adalah kunci utama.

Sebelum memasuki jalan tol, penting bagi pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan pengemudi dalam kondisi sehat. Kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik juga harus diperiksa. Hal ini untuk menghindari kendala di tengah perjalanan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap peraturan dan instruksi petugas sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Keselamatan adalah prioritas utama bagi semua pihak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi