Tirta Kahuripan Siapkan 297 Petugas untuk Jamin Layanan Air Bersih Optimal Selama Lebaran
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyiagakan ratusan petugas dan armada untuk memastikan pasokan air bersih optimal selama libur Idul Fitri 1447 H. Simak upaya menjaga Layanan Air Tirta Kahuripan tetap prima.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengambil langkah proaktif menjelang libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah. Mereka menyiagakan total 297 petugas, baik teknis maupun nonteknis, untuk menjaga kualitas layanan. Kesiapsiagaan ini bertujuan memastikan pasokan air bersih tetap optimal bagi masyarakat.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan antisipasi terhadap potensi lonjakan kebutuhan air bersih. Peningkatan kebutuhan ini diperkirakan terjadi seiring dengan masa mudik dan aktivitas masyarakat yang meningkat selama libur Lebaran di Kabupaten Bogor.
Petugas yang disiagakan akan bekerja 24 jam secara bergiliran, didukung oleh 11 armada tangki yang tersebar di sembilan wilayah pelayanan. Kesiapan ini menjadi prioritas utama demi menjamin kelancaran Layanan Air Tirta Kahuripan bagi seluruh pelanggan.
Kesiapsiagaan Berlapis Jamin Pasokan Air Bersih
Perumda Tirta Kahuripan menerapkan sistem siaga berlapis untuk memastikan pasokan air tetap terjaga selama libur nasional dan cuti bersama. Sistem ini mencakup aspek produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan. Peningkatan kebutuhan air bersih selama Lebaran umumnya dipicu oleh aktivitas seperti ibadah salat Id dan berkumpul bersama keluarga.
Selain itu, kunjungan ke kawasan wisata, restoran, dan hotel di Kabupaten Bogor juga turut mendorong lonjakan konsumsi air. Oleh karena itu, strategi siaga ini dirancang untuk mengantisipasi berbagai skenario peningkatan permintaan.
Untuk mendukung operasional, perusahaan juga menyiapkan berbagai sarana pendukung penting. Ini termasuk bahan kimia pengolahan air, genset cadangan, serta stok perpipaan yang memadai. Ketersediaan sarana ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan layanan.
Abdul Somad menegaskan bahwa pola siaga Lebaran ini adalah standar pelayanan tahunan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Tujuannya adalah memastikan Layanan Air Tirta Kahuripan tetap berjalan lancar meskipun ada libur panjang.
Imbauan dan Kanal Pembayaran untuk Pelanggan
Meskipun telah melakukan persiapan matang, Perumda Tirta Kahuripan tetap mengimbau pelanggan untuk melakukan langkah antisipasi mandiri. Hal ini terutama penting jika terjadi gangguan yang disebabkan faktor alam atau pencemaran sumber air baku. Gangguan tersebut berpotensi memengaruhi proses produksi air bersih.
Pelanggan diminta menampung air secukupnya sebagai cadangan dan menggunakan air secara bijak selama masa libur. Penting juga untuk mengamankan instalasi air di rumah apabila ditinggal mudik, yaitu dengan menutup stop kran pada meter air.
Selain itu, pelanggan diimbau untuk menggunakan papan pencatat meter air jika rumah dalam keadaan terkunci. Pelaporan gangguan layanan juga dapat dilakukan melalui kanal resmi Perumda Tirta Kahuripan.
Terkait pembayaran, pelayanan loket di seluruh kantor cabang akan tutup mulai Rabu (18/3) dan kembali buka pada Rabu (25/3). Namun, pelanggan tetap dapat melakukan pembayaran tagihan air melalui berbagai kanal daring seperti bank, Payment Point Online Bank (PPOB), atau aplikasi MyKahuripan sebelum batas waktu pembayaran pada 25 Maret 2026.
Sumber: AntaraNews