Polda Metro Jaya Antisipasi Banjir Lebaran: Siagakan Ratusan Personel di 106 Titik Rawan

Polda Metro Jaya telah memetakan 106 titik rawan banjir dan menyiagakan ratusan personel serta fasilitas pendukung untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama masa libur Idul Fitri 1447 H, sebagai bagian dari upaya Polda Metro Jaya Antisipa

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Metro Jaya Antisipasi Banjir Lebaran: Siagakan Ratusan Personel di 106 Titik Rawan
Polda Metro Jaya telah memetakan 106 titik rawan banjir dan menyiagakan ratusan personel serta fasilitas pendukung untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama masa libur Idul Fitri 1447 H, sebagai bagian dari upaya Polda Metro Jaya Antisipa (AntaraNews)

Polda Metro Jaya mengambil langkah proaktif dalam mengamankan masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah dengan memetakan 106 titik rawan banjir di wilayah hukumnya. Kesiapan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang mungkin terjadi selama periode mudik dan balik Lebaran. Langkah antisipasi ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung dari 13 hingga 21 Maret 2026.

Untuk mendukung upaya tersebut, Polda Metro Jaya menyiagakan 523 personel Search and Rescue Team (Tim SAR) yang siap diterjunkan. Tim ini terdiri dari personel Polda Metro Jaya dan jajaran Kepolisian Resor (Polres) di seluruh wilayah. Kesiapan ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama liburan.

Selain personel, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan, termasuk 148 unit mobil pemadam kebakaran dan 57 mobil ambulans. Fasilitas ini akan beroperasi penuh untuk memberikan respons cepat terhadap insiden darurat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan 84 rumah sakit rujukan yang telah disiapkan.

Kesiapan Personel dan Peralatan untuk Mitigasi Bencana

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menjelaskan bahwa pemetaan 106 titik rawan banjir ini merupakan langkah awal dalam strategi mitigasi. Titik-titik ini tersebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, mencakup area-area yang secara historis rentan terhadap genangan air. Pemetaan ini krusial untuk penempatan sumber daya yang efektif.

Total 523 personel Tim SAR disiagakan, dengan 210 personel berasal dari Tim SAR Siaga Polda Metro Jaya. Sisanya, 313 personel, merupakan Tim SAR Siaga dari jajaran Polres. Keterlibatan personel dari berbagai tingkatan ini memastikan cakupan respons yang luas dan terkoordinasi di seluruh area.

Dukungan peralatan juga menjadi prioritas utama, dengan 148 unit pemadam kebakaran (damkar) yang siap beroperasi. Ketersediaan unit damkar ini tidak hanya untuk penanganan kebakaran, tetapi juga seringkali vital dalam evakuasi dan penanganan dampak banjir. Kesiapan ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi berbagai skenario darurat.

Layanan Tambahan dan Fasilitas Penunjang Mudik Aman

Selain fokus pada antisipasi banjir, Polda Metro Jaya juga menyediakan layanan kesehatan dan fasilitas penunjang lainnya. Sebanyak 57 mobil ambulans telah disiapkan untuk mengantar masyarakat ke 84 rumah sakit rujukan. Layanan ini memastikan bahwa bantuan medis dapat diakses dengan cepat jika diperlukan selama perjalanan mudik.

Fasilitas penitipan kendaraan bermotor juga disediakan bagi pemudik yang memilih menggunakan transportasi umum. Masyarakat dapat menitipkan kendaraan mereka di Kepolisian Sektor (Polsek) terdekat dari tempat tinggal. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, mengurangi kekhawatiran akan keamanan kendaraan mereka selama ditinggal.

Kapolda Asep Edi Suheri menekankan pentingnya koordinasi dengan petugas di Polsek setempat saat menitipkan kendaraan. Proses pencatatan dan dokumentasi dianjurkan agar masyarakat memiliki bukti penitipan yang jelas. Hal ini untuk mencegah kekhawatiran kehilangan kendaraan saat kembali dari kampung halaman.

Imbauan Keselamatan dan Akses Bantuan Kepolisian

Irjen Pol Asep Edi Suheri mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan mudik. Keselamatan menjadi prioritas utama agar pemudik dapat sampai tujuan dan kembali ke Jakarta dengan lancar. Pengendara kendaraan pribadi disarankan untuk beristirahat di rest area terdekat jika merasa lelah.

Pentingnya istirahat yang cukup bagi pengendara pribadi ditekankan untuk menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan. Keamanan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dan kepolisian terus berupaya memberikan edukasi serta fasilitas pendukung. Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan ini tersedia 24 jam untuk merespons segala bentuk laporan atau permintaan bantuan. Ketersediaan akses cepat ke kepolisian diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi