Polisi mengingatkan kepada masyarakat yang akan mengadakan atau mengikuti acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban.
Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi pusat keramaian, terutama hingga dini hari. Dengan langkah ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya acara tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan bahwa penyelenggara nobar harus memperhatikan beberapa aspek penting.
"Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang menggelar maupun mengikuti kegiatan nonton bareng final Piala Dunia agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Mengingat kegiatan berlangsung malam hingga dini hari, penyelenggara diminta memperhatikan kapasitas lokasi, akses keluar-masuk, pengaturan parkir, serta berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan kepolisian setempat," jelas Budi dalam keterangannya pada Minggu (19/7/2026).
Menurut Budi, Polri juga akan menyelenggarakan acara "Bola Gembira-Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026" secara serentak. Acara ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta hiburan rakyat yang ada di sekitar.
Di samping itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membawa barang-barang yang dapat mengganggu keamanan selama acara nobar berlangsung.
"Masyarakat diimbau tidak membawa minuman keras, petasan, senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya. Hindari konvoi, penggunaan knalpot bising, serta kegiatan yang dapat mengganggu warga, khususnya setelah pertandingan selesai," tegasnya.
Advertisement
Perkuat Pengawasan
Budi mengingatkan agar perbedaan dukungan terhadap tim yang berlaga tidak menjadi penyebab konflik.
"Perbedaan dukungan terhadap tim juga harus disikapi dengan sportif dan tidak menjadi pemicu perselisihan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan meningkatkan patroli di area yang berpotensi ramai pengunjung.
Menurut Budi, Polda Metro Jaya bersama dengan polres di bawahnya akan memperkuat kegiatan patroli dan pemantauan secara situasional.
"Polda Metro Jaya bersama polres jajaran akan melakukan patroli dan pemantauan secara situasional, terutama di lokasi nonton bareng, pusat keramaian, jalur kepulangan penonton, serta wilayah yang berdasarkan pemetaan memiliki potensi gangguan kamtibmas. Kekuatan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah," tegasnya.