Tiket Angkutan Lebaran KAI Malang Raya Tembus 65 Ribu, Puncak Mudik Diprediksi Pekan Depan
Penjualan tiket Angkutan Lebaran KAI di Malang Raya telah menembus angka 65.813, mendekati separuh dari total kapasitas. Antusiasme pemudik terhadap tiket Angkutan Lebaran KAI Malang Raya sangat tinggi, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17-
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, telah mencapai 65.813 tiket. Angka ini merupakan sekitar 48 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang tersedia untuk periode tersebut. Data ini dihimpun hingga Sabtu, 14 Maret 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mudik menggunakan moda transportasi kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa jumlah tiket yang terjual tersebut merupakan akumulasi keberangkatan mulai dari 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. Periode ini mencakup H-10 hingga H+10 Hari Raya Idul Fitri 2026. KAI Daop 8 Surabaya sendiri memproyeksikan peningkatan penumpang selama Lebaran naik tujuh persen dibandingkan periode tahun 2025.
Stasiun Malang menjadi kontributor terbesar dalam penjualan tiket ini, menunjukkan pusat aktivitas keberangkatan utama di kawasan tersebut. Kesiapan operasional KAI Daop 8 Surabaya juga telah dipastikan untuk menghadapi tingginya mobilitas penumpang.
Antusiasme Pemudik di Malang Raya
Antusiasme masyarakat Malang Raya untuk mudik Lebaran menggunakan kereta api terlihat jelas dari data penjualan tiket. Dari total 65.813 tiket yang telah terjual, Stasiun Malang mendominasi dengan 55.064 tiket yang dipesan. Ini menunjukkan bahwa Stasiun Malang menjadi titik keberangkatan favorit bagi para pemudik.
Selain Stasiun Malang, beberapa stasiun lain di Malang Raya juga mencatat angka penjualan yang signifikan. Stasiun Kepanjen menempati posisi kedua dengan 4.870 tiket, diikuti oleh Stasiun Malang Kota Lama dengan 3.782 tiket. Sementara itu, Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung secara total mencatat penjualan 2.097 tiket.
Penjualan tiket yang telah mencapai hampir separuh dari kapasitas total ini mengindikasikan bahwa masyarakat mulai merencanakan perjalanan mudik mereka jauh-jauh hari. Ketersediaan tiket yang terbatas mendorong pemudik untuk segera melakukan pemesanan demi mendapatkan jadwal yang diinginkan.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Volume Penumpang
PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya memprediksi puncak arus mudik di seluruh stasiun kawasan aglomerasi Malang Raya akan terjadi pada tanggal 17-19 Maret 2026. Pada periode puncak ini, rata-rata penumpang harian diperkirakan akan meningkat secara signifikan. Peningkatan ini mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Data dari PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan bahwa sepanjang puncak arus mudik, sekitar 7.400 orang akan memadati area stasiun se-Malang Raya setiap harinya. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang pada hari biasa yang berada di kisaran 6.100 orang per hari. Peningkatan ini sejalan dengan persiapan KAI Daop 8 Surabaya yang mengoperasikan total 47 perjalanan kereta api setiap harinya selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Per 14 Maret 2026, volume penumpang yang memanfaatkan moda transportasi kereta api di seluruh stasiun wilayah Malang Raya mencapai 8.731 orang. Rinciannya adalah 5.312 penumpang berangkat dan 3.419 penumpang datang. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Tips Perjalanan Nyaman dengan Kereta Api
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran secara matang. Perencanaan yang baik akan membantu menghindari kendala dan memastikan perjalanan yang nyaman. Hal ini termasuk mempertimbangkan tanggal keberangkatan alternatif jika jadwal favorit sudah mendekati penuh.
Pelanggan juga dapat memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train. Opsi ini memberikan fleksibilitas lebih dalam memilih waktu perjalanan dan rute yang sesuai dengan kebutuhan. KAI Daop 8 Surabaya juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung dan personel keamanan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Selain itu, penting bagi penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan atau bagasi. KAI memiliki aturan terkait berat dan dimensi barang yang dapat dibawa ke dalam kabin. Penumpang disarankan untuk memberi identitas pada barang bawaan dan selalu menjaga barang pribadi agar tidak tertinggal atau tertukar selama perjalanan.
Sumber: AntaraNews