Tahukah Anda? MoU TEI 2025 Capai Rp18 Triliun, Mendag Apresiasi Nilai Transaksi
Kementerian Perdagangan mengumumkan nilai transaksi MoU TEI 2025 pada hari ketiga mencapai USD 1,15 miliar, menunjukkan kepercayaan pasar global terhadap produk Indonesia.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan kabar gembira dari gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Pada hari ketiga pameran, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembelian produk-produk Indonesia berhasil mencatatkan nilai fantastis. Total transaksi yang disepakati mencapai 1,15 miliar dolar AS, sebuah angka yang menunjukkan potensi besar ekspor Indonesia.
Pencapaian ini menjadi indikator kuat kepercayaan pasar global terhadap kualitas produk-produk buatan Indonesia. Mendag Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para pelaku usaha. Mereka telah berhasil mempromosikan produk berkualitas tinggi hingga menarik minat pembeli mancanegara.
Sebanyak 22 MoU ditandatangani pada hari ketiga TEI 2025, melibatkan eksportir Indonesia dan berbagai pembeli dari seluruh dunia. Antusiasme tinggi dari para pembeli global ini menjadi bukti nyata bahwa produk-produk Indonesia semakin diminati. Mendag optimistis aktivitas pameran akan terus bergairah hingga hari terakhir.
Pencapaian MoU TEI 2025 dan Antusiasme Global
Nilai transaksi sebesar 1,15 miliar dolar AS yang tercatat pada hari ketiga TEI 2025 merupakan hasil dari kerja keras kolektif. Angka ini setara dengan sekitar 17,8 triliun rupiah (dengan kurs sekitar Rp15.500/USD). Pencapaian ini menegaskan bahwa produk Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.
Mendag Budi Santoso secara khusus mengapresiasi keberhasilan ini. Menurutnya, MoU antara eksportir dan buyer bisa terjalin berkat promosi produk-produk berkualitas tinggi. Keberlanjutan pembelian produk Indonesia oleh pembeli dari berbagai negara menunjukkan tren positif dalam perdagangan internasional.
Tingginya antusiasme yang terlihat di TEI 2025 menjadi cerminan dari kuatnya kepercayaan pasar global. Produk-produk berkualitas dari Indonesia berhasil menarik perhatian dan minat beli. Hal ini tentu saja menjadi angin segar bagi upaya peningkatan ekspor nasional.
Peran Strategis TEI 2025 dan Dukungan UMKM Ekspor
TEI 2025 diselenggarakan pada 15—19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Pameran ini menampilkan berbagai produk ekspor unggulan Indonesia yang terbagi dalam tiga zona utama:
- Zona Produk Pangan dan Pertanian
- Zona Produk Manufaktur
- Zona Jasa dan Gaya Hidup
Mendag Busan juga memberikan apresiasi kepada para perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri. Mereka berperan penting dalam mendatangkan pembeli mancanegara potensial ke TEI 2025. Kehadiran perwadag sangat vital dalam menjembatani kebutuhan pasar global dengan produk lokal.
Harapan besar juga disematkan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peningkatan ekspor diharapkan dapat terus dirasakan oleh UMKM melalui program prioritas Kemendag, yaitu UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Program ini dirancang untuk memfasilitasi pertemuan UMKM dengan buyer potensial melalui serangkaian business matching daring yang didukung oleh perwadag RI.
Sumber: AntaraNews