Tahukah Anda? Kemenkumham Bengkulu Dukung Program Senator Peduli Ketahanan Pangan DPD RI untuk Kedaulatan Pangan
Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap program "Senator Peduli Ketahanan Pangan" DPD RI, sebuah inisiatif penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bengkulu secara resmi menyatakan dukungannya terhadap program "Senator Peduli Ketahanan Pangan" yang digagas oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dukungan ini diumumkan pada Sabtu, 27 September, di Bengkulu. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan global.
Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Zulhairi, menegaskan bahwa sinergi antar lembaga sangat krusial dalam mencapai kedaulatan pangan yang dicita-citakan. Program ini merupakan wujud nyata dari upaya bersama pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Melalui kerja sama ini, Kemenkumham Bengkulu berupaya mendorong perlindungan kekayaan intelektual produk daerah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Peran Kemenkumham dalam Perlindungan Kekayaan Intelektual Pangan
Kemenkumham Bengkulu aktif mengupayakan pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) bersama pemerintah daerah. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk melindungi produk-produk daerah yang memiliki karakteristik unik berdasarkan lokasi geografisnya. Perlindungan hukum ini penting agar produk lokal tidak dieksploitasi pihak lain.
"Keberadaan MPIG atau indikasi geografis akan memberikan perlindungan hukum pada produk-produk daerah yang berasal dari geografi spesifik sehingga dapat mencegah eksploitasi dari pihak-pihak lain dan memastikan pemilik mendapatkan manfaat ekonomi," kata Zulhairi. Pernyataan ini menekankan pentingnya aspek hukum dalam menjaga keberlanjutan ekonomi lokal.
Dengan adanya MPIG, diharapkan produk unggulan daerah, termasuk komoditas sektor ketahanan pangan, akan semakin terlindungi. Perlindungan hukum ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat produsen. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional.
DPD RI dan Visi Ketahanan Pangan Nasional
Program "Senator Peduli Ketahanan Pangan" diluncurkan oleh DPD RI di empat provinsi secara serentak pada Sabtu, 27 September. Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamuddin, menyatakan bahwa program ini bukan sekadar inisiatif dadakan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang.
Sultan Baktiar Najamuddin menggarisbawahi bahwa ketahanan pangan adalah prioritas pembangunan nasional Indonesia. "Visi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang dipertegas melalui pidato bersejarahnya dalam Sidang Majelis Umum PBB kemarin telah menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu prioritas pembangunan nasional Indonesia," ujarnya.
DPD RI berkomitmen untuk mendukung, mengawal, dan memastikan program ketahanan pangan terlaksana dengan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi rakyat. Lembaga perwakilan daerah ini melihat pentingnya suplai pangan yang berkelanjutan, merata, dan terjangkau bagi setiap keluarga di Indonesia.
Berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis, diversifikasi pangan, dan pembangunan infrastruktur logistik pangan adalah wujud nyata dari visi lumbung pangan. Indonesia menyatakan kesediaannya untuk menjadi lumbung pangan dunia di tengah tantangan iklim dan ancaman geopolitik yang dapat menyebabkan kelaparan.
Aksi Nyata DPD RI di Bengkulu
Sebagai bagian dari peluncuran program "Senator Peduli Ketahanan Pangan" di Bengkulu, DPD RI menggelar serangkaian kegiatan langsung. Kegiatan tersebut mencakup gerakan tanam jagung, yang merupakan komoditas pangan penting.
Selain itu, dilakukan juga pelepasan bibit ikan budidaya, menunjukkan komitmen terhadap diversifikasi sumber protein hewani. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan lokal.
Penanaman pohon juga menjadi bagian dari rangkaian acara, yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Semua kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat Bengkulu.
Sumber: AntaraNews