RUPS Pertamina Marine Solutions: Raup Pendapatan Rp2,64 Triliun dan Laba Rp127 Miliar Sepanjang 2025
Pertumbuhan tersebut didukung oleh penguatan bisnis inti PMSol yang meliputi layanan crew management, maritime manpower.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) menggelar memutuskan untuk menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025.
Sepanjang tahun buku 2025, PMSol meraup pendapatan sebesar Rp2,64 triliun, meningkat 20,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp127,02 miliar, dengan total aset mencapai Rp877,25 miliar, naik 14,90 persen, serta ekuitas tumbuh 25,32 persen menjadi Rp521,96 miliar.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh penguatan bisnis inti PMSol yang meliputi layanan crew management, maritime manpower, serta marine & ship inspection, sekaligus implementasi transformasi bisnis melalui program strategis VELOCITY. Program tersebut berfokus pada ekspansi pasar, peningkatan efisiensi operasional, transformasi digital terintegrasi, penguatan hubungan pelanggan, serta pengembangan sumber daya manusia maritim.
Direktur PT Pertamina Marine Solutions, Joko Pramono mengatakan bahwa pencapaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
"Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi PMSol untuk memperkuat posisi sebagai penyedia solusi maritim yang andal. Pertumbuhan kinerja yang kami capai merupakan hasil dari fokus pada bisnis inti, peningkatan kapabilitas SDM, transformasi digital, serta sinergi yang semakin kuat di lingkungan Pertamina Group. Ke depan, kami akan terus memperluas peluang bisnis, termasuk pasar non-captive dan internasional, agar PMSol mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," kata Joko dikutip di Jakarta, Minggu (28/6)
Pertahankan Zero Fatality
Selain mencatatkan pertumbuhan finansial, PMSol juga berhasil mempertahankan zero fatality sepanjang 2025 sebagai wujud komitmen terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Di sisi operasional, perusahaan mempercepat digitalisasi melalui penguatan platform MyPMSOL yang mencakup aplikasi NAKHODA, PERWIRA, dan INSPEKTA, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat proses bisnis, dan meningkatkan akurasi layanan inspeksi.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PMSol optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat daya saing industri maritim Indonesia di tingkat global.