Ritel Besar Tutup, Mendag: Masyarakat Kini Pilih Belanja Harian di Minimarket
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa kebiasaan belanja masyarakat kini beralih ke pembelian kebutuhan sehari-hari di toko-toko terdekat.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu faktor utama di balik semakin seringnya penutupan gerai ritel besar di Indonesia.
Menurutnya, masyarakat kini lebih memilih berbelanja kebutuhan harian di toko-toko yang lebih dekat seperti minimarket atau ritel modern skala kecil, dibandingkan berbelanja dalam jumlah besar di pusat perbelanjaan konvensional seperti sebelumnya.
“Konsep ritel besar sekarang tidak cukup hanya menjadi tempat belanja. Kalau hanya untuk belanja, mereka pasti akan kalah bersaing dengan platform online,” ujar Mendag Budi di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (8/5).
Ia menjelaskan, perubahan gaya hidup dan perilaku konsumen turut berpengaruh besar. Kini, konsumen cenderung berbelanja untuk kebutuhan sehari, bukan lagi mingguan seperti dulu. “Akhirnya, masyarakat memilih belanja di toko yang lebih dekat,” tambahnya.
Ketika ditanya mengenai jumlah pasti gerai ritel yang telah tutup, Budi menyatakan masih akan melakukan pengecekan. Ia juga menekankan bahwa fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terjadi di negara lain seperti Singapura.
“Tren seperti ini juga terjadi di negara lain, termasuk Singapura,” ujarnya.
Banyak ritel tidak membayar uang lembur
Sementara itu, dari sisi ketenagakerjaan, Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, turut menyoroti persoalan di sektor ritel, khususnya terkait pembayaran upah lembur.
Elly menyebut bahwa pihaknya masih kerap menerima aduan dari pekerja ritel dan manufaktur terkait praktik lembur paksa tanpa kompensasi yang layak.
“Selama enam bulan pertama 2024, kami menerima sekitar 300 aduan mengenai upah lembur yang tidak dibayar,” ungkap Elly.
Pengaduan tersebut disampaikan melalui jalur resmi serikat maupun narahubung yang telah ditunjuk. KSBSI mendorong pemerintah dan perusahaan untuk lebih memperhatikan perlindungan hak-hak pekerja, terutama dalam masa transisi dan tantangan industri ritel saat ini.
Pengertian Ritel
Ritel, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai retail, adalah proses penjualan barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi, bukan untuk dijual kembali. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Prancis "retailler," yang berarti memotong atau membagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Dalam dunia bisnis, ritel mencakup semua aktivitas yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan untuk tujuan komersial. Oleh karena itu, peritel atau pengecer adalah pihak yang menjalankan aktivitas ritel dengan menjual produk dan jasa secara langsung kepada konsumen.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4995048/original/088256300_1730975735-Infografis_SQ_Efek_Donald_Trump_Menang_Pilpres_AS_ke_Perekonomian_Global.jpg)