Ribuan Wisatawan Mancanegara Padati Lombok: Kapal Pesiar Mewah Ovation Of The Seas Singgah di Gili Mas
Kapal Pesiar Mewah Lombok, Ovation Of The Seas, membawa ribuan wisman ke Gili Mas, memicu harapan baru bagi pariwisata NTB meski tantangan akomodasi masih membayangi.
Kapal pesiar mewah Ovation Of The Seas baru-baru ini singgah di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat awal tahun 2026. Kedatangan kapal berbendera Bahama ini membawa 4.684 wisatawan mancanegara (wisman) yang disambut meriah dengan musik tradisional Gendang Beleq.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia dan General Manager Gili Mas Kunto Wibisono turut menyambut rombongan wisman tersebut. Kedatangan ini menandai kunjungan kapal pesiar pertama di Gili Mas pada tahun 2026, sekaligus menunjukkan kepercayaan dunia terhadap potensi wisata Lombok.
Meskipun membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal, kunjungan ini juga menyoroti tantangan terkait ketersediaan akomodasi. Pemerintah Provinsi NTB berupaya mencari solusi agar kunjungan kapal pesiar di masa depan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Potensi dan Tantangan Pariwisata Kapal Pesiar Mewah Lombok
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan internasional terhadap Lombok sebagai destinasi kapal pesiar. Ia menyoroti bahwa Ovation Of The Seas tidak menginap, melainkan hanya singgah dari pagi hingga sore atau malam sebelum melanjutkan perjalanan. Hal ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Iqbal mengakui adanya kesulitan dalam menyediakan akomodasi yang memadai untuk ribuan wisatawan yang datang secara bersamaan. Kapasitas akomodasi di Lombok saat ini belum siap menampung lebih dari 4.000 wisman untuk menginap, berbeda jauh dengan kesiapan destinasi seperti Bali atau Singapura.
“Kita ingin kapal-kapal pesiar ini bisa tinggal sampai dua malam di sini. Tapi ini masalah kelengkapannya fasilitas,” terang Iqbal, menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur. Selain itu, atraksi wisata yang lengkap juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi pariwisata NTB.
Target Peningkatan Kunjungan dan Pengembangan Infrastruktur Gili Mas
General Manager Gili Mas, Kunto Wibisono, mengungkapkan bahwa Ovation Of The Seas adalah kapal pesiar pertama dari 25 kapal yang dijadwalkan singgah di Pelabuhan Gili Mas sepanjang tahun 2026. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan 22 kapal pada 2024 dan 24 kapal pada 2025.
Ovation Of The Seas sendiri merupakan kapal terbesar yang bersandar di awal tahun ini, dengan panjang mencapai 348 meter dan membawa 4.684 penumpang serta 1.200 kru. Kapal ini tiba di Gili Mas setelah dari Celukan Bawang dan Benoa, sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.
Kunto menambahkan bahwa kapal pesiar mewah ini bersandar di Pelabuhan Gili Mas dari pukul 07.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita. Pada bulan Januari 2026 saja, tercatat ada empat kapal pesiar yang telah mengonfirmasi jadwal sandar di pelabuhan tersebut.
Strategi Pemerintah Daerah untuk Dampak Ekonomi Lebih Besar
Gubernur NTB juga menyoroti jarak Pelabuhan Gili Mas yang cukup jauh dari beberapa destinasi utama Lombok seperti Mandalika, Senggigi, dan Gili-Gili. Perjalanan menuju Senggigi saja bisa memakan waktu lebih dari satu jam, yang membatasi waktu eksplorasi wisatawan.
Meskipun demikian, kedatangan ribuan wisatawan dari kapal pesiar mewah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Sektor pariwisata, UMKM, transportasi, dan jasa lainnya di NTB berpotensi merasakan dorongan ekonomi dari kunjungan ini.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan merancang pola atraksi baru. Tujuannya adalah agar wisatawan kapal pesiar dapat tinggal lebih lama di Lombok, sehingga dampak ekonomi yang dihasilkan juga bisa lebih besar dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews