Ranch Market Tak Khawatir Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih
Pengelola Ranch Market dan Farmers Market menilai Koperasi Desa Merah Putih tidak berdampak material terhadap bisnis karena menyasar segmen berbeda.
PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), pengelola jaringan Ranch Market, Farmers Market, dan The Gourmet, menyatakan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belum memberikan pengaruh signifikan terhadap operasional maupun strategi bisnis perusahaan.
Dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menilai KDMP dan ritel modern premium melayani pasar yang berbeda sehingga tidak berada dalam jalur persaingan langsung.
Corporate Secretary PT Supra Boga Lestari Tbk, Hady Purnama, mengatakan program pembentukan KDMP merupakan langkah pemerintah yang positif dalam memperkuat distribusi ekonomi dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
"Perseroan menilai KDMP dan ritel modern yang menjadi fokus Perseroan memiliki segmentasi serta peran yang berbeda dan dapat berjalan berdampingan secara komplementer, mengingat segmen konsumen dan pengalaman berbelanja yang ditawarkan memiliki karakteristik yang berbeda," ujar Hady.
Belum Pengaruhi Operasional dan Rantai Pasok
Perseroan memastikan hingga saat ini tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan usaha akibat kehadiran KDMP.
Menurut Hady, area operasional serta target konsumen koperasi tersebut berbeda dengan pasar yang selama ini digarap Ranch Market dan Farmers Market.
"Dengan demikian, gerai-gerai Perseroan belum terdampak secara material oleh kehadiran KDMP, dan tidak terdapat penutupan toko/gerai yang disebabkan oleh kehadiran KDMP," katanya.
Dari sisi rantai pasok, perusahaan juga belum menemukan gangguan yang berarti. Supra Boga mengandalkan jaringan pemasok yang beragam dengan dominasi produk lokal, termasuk kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Perusahaan menyatakan akan terus memantau perkembangan industri ritel serta kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi sektor usaha.
Tetap Fokus Garap Pasar Premium
Terkait rencana ekspansi, Supra Boga menegaskan wilayah pedesaan bukan menjadi fokus utama pengembangan jaringan tokonya.
Perusahaan tetap menjalankan strategi pembukaan gerai secara selektif dengan mempertimbangkan potensi pasar, profil konsumen, serta keberlanjutan bisnis di setiap lokasi.
Karena itu, keberadaan KDMP dinilai tidak berpengaruh langsung terhadap strategi perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar.
Perseroan tetap melihat peluang pertumbuhan pada segmen konsumen premium yang membutuhkan produk berkualitas dan pengalaman berbelanja yang berbeda.
Selain itu, perusahaan juga memastikan hingga kini belum ada komunikasi, pembahasan, maupun penjajakan kerja sama strategis dengan pihak pengelola Koperasi Desa Merah Putih.