Polresta Ambon Dukung Ketahanan Pangan Nasional dengan Tanam Jagung Hibrida
Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung hibrida di lahan produktif seluas 11,71 hektare.
Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengambil langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Institusi kepolisian ini menanam jagung hibrida di lahan seluas 11,71 hektare sebagai bagian dari program Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus menyejahterakan masyarakat di wilayah tersebut.
Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Nur Rahman, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri. Pihaknya berupaya mengoptimalkan lahan produktif milik institusi kepolisian untuk sektor pertanian berkelanjutan. Penanaman jagung hibrida ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Program penanaman jagung ini berlokasi di Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu Messing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (9/2) ini melibatkan kerja sama erat dengan kelompok tani setempat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mencapai hasil pertanian yang optimal dan berkelanjutan.
Optimalisasi Lahan Produktif untuk Ketersediaan Pangan
Penanaman jagung hibrida oleh Polresta Ambon merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Lahan produktif aset Polresta Ambon seluas 11,71 hektare dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan pertanian ini. Pada tahap awal, dua hektare lahan telah ditanami jagung hibrida menggunakan 200 kilogram bibit jenis Pioneer.
AKBP Nur Rahman menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan. Lebih dari itu, program ini juga bertujuan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kerja sama dengan kelompok tani. Sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi fondasi utama untuk keberhasilan program ini.
Kegiatan penanaman ini melibatkan Kelompok Tani Telaga Jagung yang diketuai oleh Supardi Nurfain. Mereka mendapatkan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian Kecamatan Leihitu. Kolaborasi ini memastikan praktik pertanian yang efektif dan efisien, sehingga hasil panen dapat maksimal dan berkelanjutan.
Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Pangan
Keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bagian integral dari upaya menjaga stabilitas nasional. AKBP Nur Rahman menegaskan bahwa hal ini sangat penting dalam menghadapi tantangan ekonomi dan potensi krisis pangan di masa mendatang. Program ini menunjukkan peran aktif Polri di luar tugas keamanan tradisional.
Pihak Polresta Ambon berharap program pemanfaatan lahan produktif ini menjadi contoh bagi daerah lain. Diharapkan kegiatan serupa dapat memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan komunitas.
Penanaman jagung hibrida ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Polresta Ambon. Di antaranya adalah Kabag SDM AKP Ricard W. Hahury, Kasat Binmas AKP Djafar Lessy, Kapolsek Leihitu AKP Nismon Siifu, dan Wakasat Binmas IPTU Kartini Pelu. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap program ketahanan pangan ini.
Sumber: AntaraNews