Bukan Hanya Jaga Keamanan, Polres Tapin Tanam Jagung Hibrida di Lahan Tidur 1 Hektare untuk Ketahanan Pangan

Polres Tapin tanam jagung hibrida di lahan tidur seluas satu hektare, menunjukkan peran Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Bagaimana dampaknya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bukan Hanya Jaga Keamanan, Polres Tapin Tanam Jagung Hibrida di Lahan Tidur 1 Hektare untuk Ketahanan Pangan
Polres Tapin tanam jagung hibrida di lahan tidur seluas satu hektare, menunjukkan peran Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Bagaimana dampaknya? (AntaraNews)

Polres Tapin, jajaran Polda Kalimantan Selatan, baru-baru ini memulai inisiatif penting di wilayah Tapin. Mereka mengolah lahan tidur seluas satu hektare untuk program penanaman jagung hibrida. Langkah ini diambil sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan lokal serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif. Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada keamanan. Namun juga aktif berkontribusi dalam sektor vital seperti ketahanan pangan.

Pemilihan jagung hibrida didasarkan pada produktivitasnya yang tinggi dan nilai jual yang menjanjikan di pasaran. Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Ini juga akan mendukung kesejahteraan anggota Polri dan kegiatan sosial Bhayangkari.

Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Nasional

Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika menjelaskan bahwa program penanaman jagung hibrida ini merupakan bentuk nyata kontribusi Polri. Inisiatif ini menunjukkan komitmen dalam memperkuat produksi pangan dan mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif. "Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga bisa berkontribusi dalam ketahanan pangan," ujar AKBP Weldi.

Pemilihan jagung hibrida bukan tanpa alasan. Jenis jagung ini dikenal memiliki produktivitas yang sangat tinggi. Selain itu, nilai jualnya yang baik diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Program Polres Tapin tanam jagung ini menjadi contoh nyata.

Hasil panen jagung nantinya tidak hanya untuk dijual. Sebagian juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan anggota Polri dan berbagai kegiatan sosial Bhayangkari. Hal ini menciptakan nilai tambah ganda dari program pertanian produktif ini.

Kolaborasi Strategis dengan Swasta dan Pemerintah

Dalam merealisasikan program ini, Polres Tapin tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng PT Bhumi Rantau Energi (BRE) sebagai mitra strategis. PT BRE menyediakan bibit unggul dan pupuk, menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan pertanian ini.

Joko Bagiono, Corporate Affair Manager PT BRE, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, inisiatif positif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian pangan daerah. Pihaknya siap mendukung agar penanaman perdana ini menjadi awal pengembangan pertanian produktif di Tapin.

Kegiatan penanaman jagung ini juga melibatkan berbagai pihak lainnya. Jajaran Polres Tapin, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta kelompok tani setempat turut serta. Sinergi ini memperkuat upaya kolektif dalam mencapai tujuan ketahanan pangan.

Inspirasi untuk Optimalisasi Lahan Kosong

Joko Bagiono berharap langkah yang diambil oleh Polres Tapin ini dapat menjadi inspirasi. Ia mengajak instansi lain untuk turut mengoptimalkan lahan kosong yang ada. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan pangan lokal secara menyeluruh.

Inisiatif Polres Tapin tanam jagung ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian ekonomi. Terutama kemandirian yang berbasis pada sektor pertanian. Pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif adalah kunci utama.

Dengan program seperti ini, potensi lahan di Tapin dapat dimaksimalkan. Ini tidak hanya mendukung produksi pangan. Namun juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Langkah ini menunjukkan bagaimana sinergi berbagai pihak dapat menciptakan dampak positif yang luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi