PLN UP3 Parepare Libatkan UMKM Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Elektrik di SPKLU
PLN UP3 Parepare melibatkan UMKM lokal untuk memperkuat ekosistem gaya hidup elektrik di SPKLU, membuka peluang ekonomi baru, dan mendukung penggunaan kendaraan listrik.
PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare di Sulawesi Selatan, secara aktif menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem gaya hidup elektrik, terutama dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik di wilayah tersebut. Inisiatif ini membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang.
Melalui program pemasaran yang inovatif, PLN menyediakan ruang bagi UMKM di sejumlah lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru. Lokasi strategis ini, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada jalur poros menuju Enrekang, diharapkan menjadi pusat singgah masyarakat. Keberadaan UMKM di SPKLU akan menarik pengunjung dan meningkatkan visibilitas produk lokal.
Muh Akbar, Manajer PLN UP3 Parepare, menyatakan bahwa kolaborasi ini telah dimulai dengan menggandeng gerai kopi di area SPKLU Parepare untuk menyajikan layanan terbaik kepada pelanggan. Konsep serupa direncanakan untuk diterapkan di beberapa SPKLU lain seperti Soppeng dan Barru, memperluas jangkauan manfaat bagi UMKM.
Kolaborasi Strategis PLN dan UMKM di SPKLU
PLN UP3 Parepare tidak hanya menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga menciptakan ekosistem pendukung yang komprehensif. Integrasi SPKLU dengan area komersial memungkinkan pengguna kendaraan listrik bersantai, menikmati kopi, makan bersama keluarga, atau beristirahat selama proses pengisian daya berlangsung.
Manajer PLN UP3 Parepare, Muh Akbar, menjelaskan bahwa lokasi SPKLU dirancang sebagai tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat. Ini sekaligus menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka, seperti kopi dan kuliner khas daerah.
Saat ini, PLN UP3 Parepare telah menjalin kerja sama dengan gerai kopi di area SPKLU Parepare. Kolaborasi ini bertujuan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan yang menunggu. Rencana pengembangan serupa akan dilakukan di SPKLU lain di wilayah UP3 Parepare, seperti Soppeng, Barru, dan Sidrap.
“Ini merupakan langkah awal. Kami berharap konsep tersebut dapat dikembangkan di lebih banyak lokasi sehingga semakin banyak UMKM yang memperoleh manfaat,” ujar Akbar. Inisiatif ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dukungan PLN untuk Pemasaran dan Pemanfaatan Energi Listrik
Selain menyediakan ruang fisik, PLN terus memperluas kolaborasi dengan UMKM melalui berbagai program pemasaran. Pelaku UMKM juga dilibatkan sebagai mitra dalam kegiatan promosi perusahaan sekaligus didorong memanfaatkan peralatan berbasis listrik. Hal ini memberikan eksposur yang lebih luas bagi produk-produk UMKM.
Pihak PLN terus berupaya mendukung pengembangan UMKM, tidak hanya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, tetapi juga dengan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha. Ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.
“Kami memberikan kesempatan kepada teman-teman UMKM untuk berjualan sekaligus mempromosikan produknya pada berbagai kegiatan yang kami selenggarakan. Selain itu, kami juga mendorong penggunaan peralatan berbasis listrik,” kata Akbar. Pernyataan ini menegaskan peran ganda PLN sebagai penyedia energi dan fasilitator ekonomi.
Contoh nyata kolaborasi ini terlihat dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti pertandingan voli yang diikuti peserta dari Parepare. Dalam kegiatan tersebut, UMKM turut dilibatkan untuk menyediakan makanan dan minuman. Ini menciptakan sinergi positif antara acara komunitas dan promosi produk lokal.
Peluang Ekonomi dan Sinergi Bisnis
Afif Akhmadi, seorang pelaku UMKM lokal Parepare yang menjadi mitra PLN di area SPKLU Parepare, melihat peluang kolaborasi bersama PLN sebagai upaya dalam meningkatkan pemasaran. Dia menilai lokasi strategis yang ditawarkan PLN, terutama di sekitar perkantoran, sangat membantu. Keberadaan SPKLU menjadi daya tarik tersendiri.
Afif meyakini bahwa sasaran konsumennya sejalan dengan target PLN, yaitu pelanggan kategori menengah ke atas. Asumsi ini didasarkan pada profil pengguna mobil listrik yang umumnya berasal dari kalangan tersebut. Ini menciptakan segmentasi pasar yang jelas.
“Harapannya dari PLN, itu bisa jadi traffic generator untuk jadi marketing masing-masing, saya dengan menu coffe shop dan PLN dengan SPKLU dan kendaraan listrik. Mungkin seperti itu manfaatnya dari segi ekonomi,” ujar Afif. Kemitraan ini diharapkan menciptakan simbiosis mutualisme.
Sinergi antara UMKM dan PLN di SPKLU diharapkan tidak hanya meningkatkan penjualan produk UMKM. Tetapi juga mendorong adopsi kendaraan listrik dengan menyediakan fasilitas pendukung yang nyaman. Ini adalah langkah maju dalam pembangunan ekosistem yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews