Apakah Ini Calon Pengganti Wuling Air EV di Indonesia?
Wuling Motors telah melakukan pendaftaran merek dagang baru di situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) untuk memperluas portofolio produk mereka.
Wuling Motors baru saja mendaftarkan merek dagang baru bernama Aira EV di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Nama ini diyakini akan menjadi identitas dari mobil listrik terbaru yang akan diluncurkan oleh produsen asal China tersebut di Indonesia.
Pendaftaran nama Aira EV dilakukan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd pada tanggal 8 April 2026. Meskipun nama sudah terdaftar, informasi mengenai bentuk fisik mobil tersebut masih belum terungkap.
Ada kabar bahwa kendaraan ini akan terhubung dengan Hongguan Mini EV, yang telah diluncurkan beberapa bulan lalu di Tiongkok.
Brian Gomgom, Senior Manager Komunikasi Merek Wuling Motors, menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai model ini.
"Kami belum bisa memberikan informasi apa-apa mengenai nama tersebut, termasuk akan dipakai di produk apa itu belum bisa kami informasikan," ungkap Gomgom saat ditemui di Purwokerto, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu dikutip dari Liputan6.
Ia juga menambahkan bahwa pendaftaran merek atau nama ini merupakan bagian dari strategi dan langkah preventif perusahaan dalam melindungi aset intelektual Wuling Motors.
"Tetapi yang pasti, kami saat ini memang sedang fokus untuk mengenalkan atau mensosialisasikan dua produk yang menggunakan teknologi Wuling, yakni Darion dan Eksion," tegas Gomgom.
Di sisi lain, Hongguang Mini EV sendiri merupakan mobil listrik perkotaan yang memiliki dimensi kecil, harga terjangkau, namun tetap menawarkan teknologi yang cukup mumpuni.
Hongguang Mini EV
Dari segi performa, Wuling Hongguang Mini EV 2026 tetap menggunakan motor listrik dengan daya 30 kW dan sistem penggerak roda belakang.
Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 4,56 detik, yang menunjukkan responsivitas yang baik untuk kebutuhan lalu lintas di perkotaan yang selalu bergerak cepat.
Kecepatan maksimal yang dapat dicapai adalah sekitar 100 km/jam. Hal ini menegaskan bahwa kendaraan ini memang dirancang khusus untuk mobilitas di dalam kota, bukan untuk perjalanan jauh di jalan tol.