PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan Manado Pasca Gempa M7,6, Pemulihan Listrik Manado Normal Kembali
PT PLN UID Suluttenggo sukses dalam Pemulihan Listrik Manado pasca gempa M7,6, mengembalikan 100% pasokan energi vital bagi masyarakat terdampak.
PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) telah berhasil memulihkan sistem kelistrikan di Manado dan sekitarnya. Pemulihan ini dilakukan setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4) pukul 06.48.14 Wita. Kejadian ini sempat menyebabkan gangguan pasokan listrik di beberapa area vital.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan bahwa seluruh infrastruktur yang sempat terdampak kini telah beroperasi kembali. Keberhasilan ini berkat kesiapsiagaan personel di lapangan yang bergerak cepat. Tim langsung melakukan inspeksi dan upaya pemulihan secara bertahap sejak getaran pertama dirasakan.
Langkah sigap PLN ini bertujuan memastikan kebutuhan vital masyarakat akan listrik tetap terpenuhi, terutama dalam kondisi darurat pascagempa. Proses penormalan kembali pasokan listrik menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan warga di Manado serta sekitarnya.
Upaya Cepat PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan
Usman Bangun menjelaskan bahwa persentase kelistrikan yang menyala telah mencapai 100 persen. Pencapaian ini tercatat tepat pada pukul 13.51 Wita di hari yang sama. Ini menunjukkan kecepatan dan efektivitas tim PLN dalam menangani situasi darurat.
Upaya Pemulihan Listrik Manado mencakup penormalan kembali 14 saluran atau penyulang listrik. Selain itu, 887 gardu distribusi yang tersebar di wilayah terdampak juga berhasil dioperasikan kembali. Seluruh proses ini dilakukan dengan cermat untuk memastikan stabilitas pasokan.
“Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, seluruh infrastruktur kelistrikan yang sempat terdampak kini telah beroperasi kembali,” kata Usman Bangun di Manado, Kamis. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim di lapangan serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Prioritaskan Keselamatan dan Pelayanan Masyarakat
Dalam proses penormalan, PLN tetap memprioritaskan aspek keselamatan masyarakat dan petugas. Tim teknis melakukan pengecekan menyeluruh pada infrastruktur. Ini untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural yang dapat membahayakan.
Pengecekan dilakukan sebelum aliran listrik dialirkan kembali secara penuh ke pelanggan. “Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan vital, terutama dalam kondisi darurat pascagempa,” ujar Usman. Keselamatan adalah hal utama sebelum layanan dipulihkan.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif. Jika menemukan potensi bahaya seperti kabel terkelupas, tiang miring, atau percikan api pada aset PLN, masyarakat diminta segera melapor. Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi PLN.
“Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan atau mendapatkan informasi terkini mengenai kelistrikan,” tutup Usman. Ia menegaskan komitmen PLN untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik demi kenyamanan seluruh pelanggan.
Sumber: AntaraNews