PLN Percepat Pemulihan Listrik Purbalingga, Ratusan Pelanggan Kembali Nikmati Terang
PLN bergerak cepat memulihkan listrik di Purbalingga pasca-banjir dan longsor. Simak bagaimana PLN Percepat Pemulihan Listrik Purbalingga untuk mengembalikan aktivitas warga.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto mengambil langkah cepat untuk memulihkan pasokan listrik. Pemulihan ini ditujukan bagi warga terdampak banjir dan longsor di beberapa wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Sebagian besar jaringan listrik telah kembali normal secara bertahap setelah bencana.
Hingga Selasa (27/1), PLN berhasil mengembalikan sekitar 80 persen sistem kelistrikan di Dusun Blambangan, Dusun Gunung Malang, Dusun Kaliurip, dan Dusun Serang Bawah, Desa Serang, Kecamatan Karangreja. General Manajer PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, menyatakan bahwa sebagian besar pelanggan kini dapat menikmati aliran listrik kembali. Upaya ini merupakan respons cepat terhadap kondisi darurat yang terjadi.
Bencana banjir dan longsor yang melanda pada Jumat (23/1) malam menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur kelistrikan. Sekitar 750 pelanggan dan 15 gardu distribusi turut terdampak. PLN terus mengoptimalkan sumber daya untuk menormalisasi pasokan listrik bagi sekitar 150 pelanggan tersisa di Dusun Gunung Malang dan sebagian Dusun Kaliurip.
Kerusakan Infrastruktur dan Respons Cepat PLN
Bencana alam di Purbalingga menyebabkan kerusakan parah pada jaringan listrik. Tercatat 10 jaringan tegangan menengah (JTM) mengalami kerusakan, sementara dua jaringan tegangan rendah (JTR) ambrol. Selain itu, 10 tiang listrik tertimbun material longsor dan terseret arus banjir.
Untuk mengatasi situasi ini, PLN mengerahkan 37 personel gabungan. Tim ini terdiri dari Pelayanan Teknik (Yantek) ketenagalistrikan, tim teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP), UP3, serta mitra preventif korektif. Mereka ditempatkan di titik-titik terdampak untuk mengamankan jaringan dan menangani kondisi darurat.
Seluruh personel bekerja untuk perbaikan infrastruktur kelistrikan yang rusak. Tahapan pekerjaan dilaksanakan secara sistematis dan terukur. Keselamatan petugas dan keamanan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pemulihan.
Sinergi Lintas Sektor dan Komitmen Layanan PLN
PLN tidak bekerja sendiri dalam upaya pemulihan ini. Perusahaan melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga juga terlibat aktif dalam sinergi ini.
Kerja sama lintas sektor ini bertujuan untuk mempercepat isolasi titik gangguan dan memperlancar akses pekerjaan. Sinergi ini memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali. Bramantyo menegaskan bahwa kehadiran PLN dalam situasi darurat adalah wujud komitmen menjaga kontinuitas layanan.
“PLN selalu hadir dan responsif dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana,” ujar Bramantyo. Penanganan dilakukan secara terintegrasi agar pasokan listrik segera pulih. Hal ini penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala.
Imbauan Keselamatan dan Pelaporan Gangguan
Proses pemulihan di wilayah terdampak masih terus dilanjutkan secara bertahap. PLN mempertimbangkan kondisi akses lokasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Pihaknya memastikan seluruh pekerjaan instalasi dan perbaikan konstruksi dilaksanakan sesuai standar keselamatan dan kualitas yang berlaku.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan. Terutama di wilayah terdampak banjir dan longsor selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Keselamatan adalah hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap warga.
Untuk pelaporan gangguan, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Selain itu, kanal resmi PLN lainnya juga tersedia untuk memudahkan pelaporan. Ini adalah langkah proaktif untuk menjaga keamanan dan mempercepat penanganan masalah kelistrikan.
Sumber: AntaraNews