Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Sumatera di Tengah Bencana
Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat di Sumatera tetap terpenuhi di tengah tantangan banjir dan longsor, dengan tim siaga dan rute alternatif.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat. Komitmen ini berlaku di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mereka berupaya keras memastikan pasokan energi vital tetap lancar.
Sejak laporan awal cuaca ekstrem diterima, Pertamina Patra Niaga segera membentuk tim darurat. Tim ini bertugas untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia di seluruh titik pelayanan yang terdampak. Langkah proaktif ini diambil demi meminimalisir dampak bencana terhadap distribusi energi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa tim distribusi terus bekerja. Mereka menyesuaikan pola suplai dengan kondisi lapangan yang berubah sangat cepat akibat bencana. Hal ini dilakukan untuk menjamin akses masyarakat terhadap BBM dan LPG.
Tantangan Distribusi di Tengah Bencana
Bencana banjir dan longsor telah menyebabkan banyak jalur utama terputus, sehingga menyulitkan proses distribusi BBM dan LPG. Beberapa jembatan bahkan amblas, membuat akses bagi mobil tangki menjadi sangat terbatas. Akibatnya, penyaluran harus diatur secara ketat, terutama di titik-titik kritis.
Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa tim di lapangan terus bergerak mencari rute alternatif. Meskipun banyak kendala, mereka memastikan penyaluran tidak terhenti demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Sejumlah titik hanya bisa dilewati kendaraan kecil, menuntut strategi distribusi yang adaptif.
Kondisi sulit ini mendorong Pertamina Patra Niaga untuk berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak. Koordinasi dilakukan bersama BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Tujuannya adalah membuka jalur evakuasi dan distribusi yang aman dan efektif.
Ketahanan Stok dan Pemulihan Operasional
Di sektor suplai laut, Pertamina Patra Niaga berhasil menjaga ketahanan stok meskipun sempat terpengaruh gelombang tinggi. Saat ini, suplai berada pada posisi aman dengan tiga kapal BBM telah sandar dan melakukan pembongkaran normal. Empat kapal lainnya juga bersiaga di perairan sebagai floating stock, memperkuat ketahanan suplai regional.
Ketahanan stok BBM dari jalur laut tetap terjaga dengan baik. Stok Solar dan Pertalite masing-masing memiliki ketahanan hingga dua pekan ke depan. Ini menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi kondisi darurat dan memastikan ketersediaan energi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengakui adanya gangguan operasional di beberapa lembaga penyalur. Sekitar 655 dari 709 SPBU masih beroperasi, namun sebagian lainnya terpaksa menghentikan layanan sementara karena air masuk ke area tangki pendam atau pulau pompa. Penyaluran LPG juga terdampak karena sulitnya akses untuk tabung kosong maupun penuh.
Meski demikian, upaya pemulihan terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah jalur alternatif sudah mulai dibuka, mempercepat suplai ke SPBU dan agen LPG prioritas. Beberapa SPBE yang sebelumnya tidak beroperasi kini mulai melakukan pengisian terbatas seiring membaiknya akses jalan.
Mitigasi dan Imbauan kepada Masyarakat
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan energi. Ini termasuk pengalihan suplai dari terminal yang aman dan penambahan mobil tangki untuk mempercepat distribusi. Satgas juga melakukan monitoring ketat di seluruh titik kritis.
Selain upaya distribusi, Pertamina juga menyalurkan bantuan melalui program Pertamina Peduli. Bantuan ini diberikan di sejumlah wilayah yang mengalami dampak terberat akibat bencana. Langkah ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak.
Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan bahwa monitoring situasi dilakukan setiap saat. Pola distribusi terus disesuaikan agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan aman. Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan berhati-hati saat mengisi di area tergenang.
Untuk dukungan suplai tambahan atau informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Saluran ini siap melayani laporan dan pertanyaan terkait kebutuhan energi. Ini adalah bagian dari komitmen Pertamina dalam melayani masyarakat.
Sumber: AntaraNews