Pertamina Patra Niaga Akselerasi Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Aceh Pasca Bencana Banjir dan Longsor
Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan **distribusi BBM dan LPG di Aceh** pascabencana banjir dan longsor. Bagaimana strategi mereka menjangkau wilayah terisolir?
Pertamina Patra Niaga, bekerja sama dengan Pemerintah Aceh, tengah gencar mempercepat pemulihan layanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Aceh. Langkah ini diambil pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah, menyebabkan gangguan signifikan pada akses dan pasokan energi.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, menjelaskan bahwa berbagai strategi telah diimplementasikan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat terdampak. Peninjauan langsung ke fasilitas vital dan pengalihan jalur suplai menjadi bagian dari upaya komprehensif ini.
Upaya percepatan ini krusial untuk menjaga roda perekonomian dan aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama di daerah-daerah yang aksesnya masih terbatas. Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan penyaluran energi hingga kondisi kembali normal.
Strategi Pemulihan Distribusi Energi di Aceh
Untuk memastikan kelancaran **distribusi BBM LPG Aceh**, Pertamina Patra Niaga melakukan peninjauan langsung ke Fuel Terminal (FT) Krueng Raya. Terminal ini merupakan titik suplai strategis bagi wilayah Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen yang terdampak bencana.
Sebagai langkah antisipasi, penyaluran energi untuk sementara dialihkan dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe guna menjaga kontinuitas pasokan. Penguatan suplai juga dilakukan dengan memanfaatkan berbagai moda transportasi secara maksimal.
Pengiriman melalui jalur laut diperkuat dengan 9 skid tank bermuatan LPG 15 metrik ton (MT) dan BBM untuk kebutuhan alat berat sebanyak 24 kiloliter (KL). Selain itu, 4 tambahan mobil tangki BBM juga dikerahkan untuk memperkuat jaringan distribusi di darat.
Achmad Muchtasyar menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan serangkaian langkah strategis, baik yang sudah berjalan maupun yang sedang diakselerasi. Tujuannya adalah untuk mempercepat pemulihan penyaluran BBM dan LPG secara menyeluruh.
Penyaluran ke Wilayah Terisolir Melalui Udara
Wilayah-wilayah yang masih terisolir akibat akses darat yang belum pulih sepenuhnya menjadi prioritas dalam upaya **distribusi BBM LPG Aceh**. Pertamina Patra Niaga memaksimalkan pengiriman melalui jalur udara untuk menjangkau daerah-daerah tersebut.
Pengiriman BBM ke Aceh Tengah dan Bener Meriah telah berhasil dilakukan menggunakan pesawat perintis. Upaya ini akan terus dioptimalkan dengan melibatkan pesawat Hercules maupun perintis lainnya.
Tujuannya adalah untuk mempercepat suplai energi ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Langkah ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam mengatasi tantangan geografis pascabencana.
Apresiasi dan Koordinasi Lintas Instansi
Achmad Muchtasyar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah membantu percepatan pemulihan **distribusi BBM LPG Aceh**. Dukungan lintas instansi dinilai berperan penting dalam memastikan penyaluran berjalan lebih cepat dan efektif.
“Kami berterima kasih pada Pemerintah Aceh dan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Batam atas dukungan yang sangat signifikan dalam pengoperasian dua kapal Aceh Hebat serta kapal angkutan penumpang dan barang dari Batam yang membawa mobil tangki LPG," ujar Achmad.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dari percepatan penambahan suplai LPG di Aceh, menunjukkan sinergi yang kuat antarlembaga. Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan.
Hal ini bertujuan untuk memastikan pasokan dan layanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tetap optimal. Selain itu, percepatan penyaluran ke daerah terdampak diharapkan berjalan semakin baik dengan kerja sama semua pihak.
“Upaya percepatan distribusi dilakukan secara menyeluruh, baik di wilayah perkotaan maupun di daerah yang terdampak langsung bencana. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap proses penyaluran berjalan semakin lancar, khususnya di area yang tengah menghadapi tantangan akses,” tambahnya.
Sumber: AntaraNews