Pertamina Drilling Tambah Empat Rig Baru, Dukung Peningkatan Pengeboran Sumur PHR
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat operasionalnya dengan empat rig baru berteknologi canggih untuk mendukung target pengeboran sumur PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan kemandirian energi nasional.
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) secara signifikan memperkuat kapasitas operasionalnya dengan penambahan empat unit rig pengeboran terbaru. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja pengeboran, khususnya dalam memenuhi target sumur yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Provinsi Riau. Penambahan ini menjadi bagian integral dari komitmen perusahaan dalam menjaga produksi migas nasional.
Keempat rig baru tersebut memiliki kapasitas 350 horsepower (HP) dengan desain mobile rig yang canggih, dirancang khusus untuk meningkatkan fleksibilitas operasional di lapangan. Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa teknologi ini akan mempercepat proses mobilisasi dan efisiensi kerja. Ini merupakan inovasi penting untuk mendukung kebutuhan energi dalam negeri.
Penggunaan mobile rig ini memungkinkan perpindahan antar lokasi pengeboran menjadi lebih praktis dan cepat dibandingkan dengan metode konvensional. Inovasi ini tidak hanya mengurangi waktu siklus kerja pengeboran, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi biaya yang signifikan. Pertamina Drilling terus berupaya menghadirkan solusi pengeboran yang efektif dan ramah lingkungan.
Inovasi Rig Modern untuk Efisiensi Operasional
Avep Disasmita, Direktur Utama Pertamina Drilling, mengungkapkan bahwa rig baru ini merupakan yang pertama berjenis "Fully Electric" dengan sistem "Joy Stick". Teknologi ini tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga menawarkan fleksibilitas tinggi dalam operasional pengeboran. Keunggulan ini sangat krusial dalam mendukung proyek pengeboran sumur PHR.
Fleksibilitas yang ditawarkan oleh mobile rig ini memungkinkan proses perpindahan antar lokasi pengeboran dilakukan dengan jauh lebih praktis. Hal ini secara langsung mempercepat siklus kerja pengeboran, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan efisiensi waktu dan biaya. Pertamina Drilling berkomitmen untuk terus berinovasi dalam layanan pengeboran.
Penambahan empat rig ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung pencapaian target pengeboran sumur yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan. Dengan demikian, produksi minyak dan gas bumi nasional dapat terus terjaga. Kontribusi ini sangat penting bagi ketahanan energi Indonesia.
Dukungan Penuh untuk Kemandirian Energi Nasional
Langkah strategis Pertamina Drilling ini menegaskan kontribusi perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional. Avep Disasmita menyatakan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas operasionalnya. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai target produksi migas yang ambisius.
Saat ini, Pertamina Drilling mengoperasikan total 58 rig onshore dengan kekuatan bervariasi antara 300 hingga 2000 horsepower (HP). Selain itu, perusahaan juga memiliki dua rig offshore workover berkapasitas 550 HP. Kolaborasi strategis dengan perusahaan internasional ADES juga menghasilkan tiga jack-up rig yang memperkuat portofolio Pertamina Drilling.
Selain layanan pengeboran konvensional, Pertamina Drilling juga menyediakan lebih dari 16 jenis jasa associated drilling melalui skema Integrated Project Management (IPM). Layanan IPM ini mengintegrasikan berbagai teknologi dan keahlian untuk memastikan proses pengeboran berlangsung lebih cepat, efisien, dan aman. Ini menunjukkan kemampuan Pertamina Drilling dalam menyediakan solusi pengeboran yang komprehensif.
Sumber: AntaraNews