Persiapkan Hal Penting Ini untuk Dukung Anak Studi di Luar Negeri
Tak sedikit yang mengirimkan anaknya untuk studi di luar negeri.
Memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak sudah selayaknya menjadi tanggung jawab utama setiap orang tua. Terlebih pendidikan yang berkualitas dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka secara optimal. Melalui pembelajaran yang tepat, anak-anak dapat menemukan dan mengasah bakat, keterampilan, dan minat mereka, sehingga dapat mencapai prestasi yang lebih baik.
Selain itu, melalui pendidikan yang baik, anak-anak juga akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Mereka akan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dibutuhkan untuk sukses dalam karier dan kehidupan. Bahkan, pendidikan yang baik juga berkontribusi pada pembentukan karakter anak-anak itu sendiri, termasuk nilai-nilai moral, etika hingga disiplin yang membuat anak jadi orang berintegritas saat dewasa.
Tak heran dengan memahami pentingnya pendidikan berkualitas bagi anak-anak, banyak orang tua yang menyiapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya sedari dini. Tak sedikit yang mengirimkan anaknya untuk studi di luar negeri. Mengingat anak akan hidup jauh dari orang tua, pastikan menyiapkan beberapa hal penting untuk mendukung anak studi di luar negeri!
Riset Tempat Studi di Luar Negeri
Orang tua perlu membantu anaknya melakukan riset tentang tempat studi yang ingin dituju, baik itu sekolah maupun universitas. Diskusikan dengan anak program studi apa yang diminatinya. Hal yang perlu diperhatikan adalah reputasi dari tempat studi, kurikulum, dan akreditasi. Hal-hal tersebut penting diperhatikan demi memastikan anak mendapatkan pendidikan berkualitas. Selain itu, pertimbangkan juga lokasi, biaya hidup, dan budaya di negara tujuan.
Perdalam Keterampilan Berbahasa
Jika anak akan belajar di negara dengan bahasa yang berbeda, maka sudah pasti orang tua perlu menyiapkan keterampilan berbahasa anak yang baik. Lebih-lebih jika bahasa sehari-hari di negara tersebut, bukan bahasa universal seperti bahasa Inggris, maka orang tua bisa mendaftarkan anak untuk ikut kursus bahasa atau program persiapan bahasa jauh-jauh hari pula. Selain untuk mendapatkan skor berbahasa asing yang tinggi, juga dapat membantu anak merasa lebih percaya diri saat berkomunikasi di lingkungan barunya nanti.
Persiapan Mental dan Emosional
Studi di luar negeri bisa menjadi pengalaman yang menantang secara mental dan emosional. Terlebih jika ada banyak perbedaan dari sisi budaya dan cara hidup dengan keseharian anak di Indonesia. Maka dari itu, orang tua perlu mendukung anak dalam mempersiapkan diri menghadapi perbedaan budaya, rasa kesepian saat jauh dari keluarga, dan tantangan akademik. Diskusikan harapan dan kekhawatiran mereka, serta berikan dukungan moral yang diperlukan buat anak.
Siapkan Beragam Dokumen Penting
Pastikan semua dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran dan perjalanan anak untuk studi di luar negeri sudah lengkap. Hal tersebut termasuk paspor, visa pelajar, surat penerimaan dari universitas, dan dokumen keuangan. Orang tua perlu memastikan semua dokumen ini jauh-jauh hari, terutama jika anak belum berpengalaman ke luar negeri sebelumnya. Dengan begitu, beragam masalah terkait dokumen penting ini dapat diminimalkan atau bahkan dihindari.
Jangan Lupa Siapkan Asuransi Kesehatan
Memiliki asuransi kesehatan yang memadai sangat penting saat anak belajar di luar negeri. Sebab, orang tua tak setiap hari bisa memastikan kondisi anaknya secara langsung, paling tidak dengan menyiapkan asuransi kesehatan bisa membuat hati lebih tenang saat melepaskan anak di luar negeri sendirian. Oleh karena itu, pastikan asuransi tersebut mencakup perawatan medis, kecelakaan, dan keadaan darurat lainnya. Hal ini akan memberikan perlindungan tambahan bagi anak selama mereka jauh dari rumah.
Persiapan Keuangan yang Memadai
Biaya pendidikan di luar negeri bisa sangat tinggi. Orang tua harus merencanakan anggaran yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, makanan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Jika perlu, pertimbangkan juga untuk mencari beasiswa atau bantuan keuangan yang dapat meringankan beban biaya. Adapun untuk memudahkan transaksi valas dengan anak, orang tua bisa membukakan rekening tabungan yang bisa digunakan untuk menabung dalam beberapa mata uang sekaligus, seperti Tabungan Danamon LEBIH PRO yang #BanyakLebihnya.
Pasalnya, Nasabah bisa menabung 9 mata uang berbeda dalam satu 1 tabungan saja, yaitu Tabungan Danamon LEBIH PRO saja. Mulai dari IDR, USD, AUD, NZD, SGD, EUR, GBP, JPY dan CNY. Jadi, orang tua bisa mulai menabung valas sesuai di negara tujuan anak akan melakukan studi lewat Tabungan Danamon LEBIH PRO ini. Apalagi rate valasnya juga berani diadu, karena ada jaminan ganti selisih 5x lipat bilamana ada rate yang lebih kompetitif untuk menyiapkan kebutuhan keuangan untuk pendidikan anak di luar negeri.
Tak sampai di situ, biaya transfer uang ke luar negeri dari Tabungan Danamon LEBIH PRO ini juga kompetitif, jadi orang tua bisa transfer kebutuhan biaya pendidikan anak di luar negeri kapan saja tanpa khawatir akan biaya tambahan yang mencekik. Selain itu, orang tua juga bisa order bank notes dengan mudah lewat D-Bank PRO untuk memberikan uang cash ke anak saat dia balik ke luar negeri.
Di samping itu, ada pula fitur Auto Switching Currency yang memudahkan nasabah untuk debet mata uang sesuai negara tempat melakukan transaksi secara otomatis dengan Kartu Debit Danamon LEBIH PRO. Selain itu, setiap transaksi luar negeri juga akan mendapatkan cashback 5% hingga Rp200 Ribu. Dengan beragam keunggulan tersebut, rasanya tak berlebihan jika memilih Tabungan Danamon LEBIH PRO untuk memfasilitasi segala kebutuhan keuangan anak saat studi di luar negeri. Cek informasi selengkapnya tentang Tabungan Danamon LEBIH PRO ini di sini. Dapatkan juga beragam informasi seputar produk dan layanan dari Danamon lainnya dengan menyaksikan Danamon Financial Friday (DFF) di YouTube Channel Danamon!