Pemkot Tangerang Targetkan Job Fair Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
Pemerintah Kota Tangerang serius mengoptimalkan program Job Fair untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di wilayahnya, sejalan dengan tren positif indikator makro ekonomi.
Pemerintah Kota Tangerang, Banten, terus berkomitmen dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program penyerapan tenaga kerja. Salah satu inisiatif utama yang digencarkan adalah penyelenggaraan job fair atau bursa kerja yang ditargetkan mampu menyerap lebih banyak pencari kerja. Program ini menjadi bagian integral dari strategi Pemkot untuk mengatasi masalah pengangguran dan memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dengan calon karyawan potensial.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Dinas Ketenagakerjaan setempat berhasil menyelenggarakan 12 kali job fair. Dari total 20 ribu lowongan kerja yang tersedia, sebanyak 8.240 pencari kerja sukses mendapatkan pekerjaan. Angka ini menunjukkan efektivitas program dan menjadi motivasi bagi Pemkot untuk terus meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja di masa mendatang.
Sachrudin menegaskan bahwa program 'gampang kerja' ini merupakan langkah konkret Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan memberikan kemudahan akses informasi lowongan kerja, diharapkan angka pengangguran dapat terus ditekan. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada job fair, tetapi juga mencakup program pelatihan dan magang yang relevan dengan kebutuhan industri.
Strategi Pemkot Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
Selain job fair, Pemkot Tangerang juga mengimplementasikan berbagai program lain untuk mendukung penyerapan tenaga kerja. Balai Latihan Kerja (BLK) dan program magang di perusahaan menjadi pilar penting dalam membekali pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai standar industri. Melalui pelatihan yang terarah, diharapkan para pencari kerja memiliki kompetensi yang dibutuhkan sehingga dapat langsung diterima di dunia industri.
Wali Kota Sachrudin menekankan pentingnya memaksimalkan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk menurunkan angka pengangguran secara signifikan dan menciptakan jembatan langsung antara perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan individu yang mencari pekerjaan. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif.
Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang secara aktif mengelola berbagai layanan terkait ketenagakerjaan, termasuk registrasi perusahaan dan pencari kerja, serta menyediakan informasi lowongan dan pelatihan. Upaya ini memastikan bahwa setiap program yang diluncurkan dapat diakses dengan mudah dan transparan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tren Positif Indikator Makro dan Apresiasi DPRD
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyatakan bahwa capaian indikator makro Kota Tangerang pada tahun 2025 menunjukkan tren positif. Hampir seluruh indikator penting, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penyerapan tenaga kerja, rasio gini, hingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun laju pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya mencapai target, namun tetap menunjukkan peningkatan yang berarti dari tahun 2024.
Rusdi Alam juga memberikan apresiasi tinggi terhadap efektivitas program 'Gampang Kerja' yang dinilai berhasil menekan angka pengangguran secara signifikan. Program ini dianggap sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai target-target pembangunan daerah. DPRD berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal program-program yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Ke depan, DPRD Kota Tangerang berencana melakukan kajian lebih mendalam untuk memastikan program-program berdampak besar dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk mengidentifikasi area perbaikan dan inovasi, sehingga program penyerapan tenaga kerja dapat semakin optimal dan berkelanjutan.
Program Pelatihan dan Magang Berbasis Industri
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang, Yasin Surya, mengungkapkan bahwa BLK baru saja merampungkan program On The Job Training (OJT) yang berkolaborasi dengan perusahaan AEON Indonesia. Program selama sebulan ini diikuti oleh 32 peserta lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Tujuannya adalah memberikan pengalaman kerja langsung, khususnya di bidang industri retail modern yang sedang berkembang pesat di Kota Tangerang dan sekitarnya.
Yasin Surya menambahkan bahwa program OJT AEON Indonesia Angkatan 1 dan 2 tahun 2026 berjalan sangat lancar, memberikan pengalaman magang berharga bagi puluhan peserta. Ia mendorong para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar siap memasuki dunia kerja secara profesional. BLK Kota Tangerang berkomitmen mencetak tenaga kerja kompeten dan siap pakai, dengan sistem pendaftaran yang terintegrasi melalui aplikasi Tangerang LIVE untuk memudahkan akses.
BLK Kota Tangerang secara rutin menyelenggarakan berbagai pelatihan kerja berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga sertifikasi yang diakui secara nasional, seperti sertifikat BNSP. Hal ini membuka lebih banyak peluang kerja dan memastikan lulusan BLK memiliki daya saing tinggi di pasar kerja.
Sumber: AntaraNews