Pemkot Depok: Koperasi Merah Putih Depok Motor Penggerak Ekonomi Rakyat
Pemkot Depok optimis Koperasi Merah Putih Depok menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, memberdayakan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal secara cepat serta efektif.
Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kemasyarakatan, Diah Sadiah, menegaskan peran vital Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Depok. Keberadaan koperasi ini disebut sebagai motor penggerak utama ekonomi rakyat di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Diah di Depok pada Jumat, 15 November.
Menurut Diah, KKMP diharapkan mampu memberdayakan masyarakat secara signifikan. Program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto ini selaras dengan komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga di tingkat kelurahan.
Kota Depok sendiri telah menjadi salah satu daerah yang aktif membentuk Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, diharapkan juga dapat memberikan perlindungan ekonomi yang lebih kuat bagi warganya.
Peran Koperasi Merah Putih dalam Perekonomian Lokal
Diah Sadiah menekankan bahwa Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) adalah motor penggerak ekonomi rakyat. Ia menyatakan, "Namanya motor, berarti harus cepat berlari. Artinya, koperasi ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dengan cepat dan efektif.”
Kota Depok menjadi salah satu kota yang telah membentuk Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan. Pembentukan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memperkuat perlindungan dan pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah.
Kehadiran koperasi ini diprediksi akan membawa dampak positif yang luas. Dampak tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara menyeluruh. Diah menyatakan, "Nanti bisa dilihat pengaruhnya, baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan di Kota Depok, melalui peran koperasi-koperasi di setiap kelurahan.”
Pentingnya Transparansi dan Pengelolaan Keuangan Koperasi
Selain perannya sebagai penggerak ekonomi, Diah Sadiah juga menyoroti aspek penting lainnya. Ia menekankan perlunya pengelolaan keuangan yang baik dan transparan dalam setiap koperasi. Pengelolaan ini harus selalu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Diah berharap para pengurus, khususnya bendahara, dapat memahami pengelolaan keuangan secara mendalam. Pemahaman ini krusial agar operasional koperasi berjalan sesuai aturan. "Harapannya para pengurus khususnya bendahara dapat memahami pengelolaan keuangan, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
Kolaborasi antara ketua dan pengelola keuangan juga menjadi kunci utama. Transparansi sangat penting agar anggota koperasi memahami kebutuhan dan arah pengelolaan. "Jadikan koperasi ini maju dan sehat. Ketua dan pengelola keuangan harus berkolaborasi. Transparansi penting agar anggota memahami kebutuhan dan arah pengelolaan koperasi,” tegas Diah.
Sumber: AntaraNews