Pembangunan Peternakan Terpadu Cianjur Ditargetkan Rampung Akhir 2025, Dukung Ketahanan Pangan
Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Cianjur menargetkan pembangunan peternakan terpadu seluas empat hektare rampung akhir 2025, guna meningkatkan protein hewani dan mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur menargetkan proyek besar. Pembangunan kawasan peternakan terpadu di Kecamatan Campaka akan tuntas pada akhir tahun 2025.
Fasilitas pendukung lengkap akan dibangun di lahan seluas empat hektare ini. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat Cianjur.
Selain itu, kawasan ini juga dirancang untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembangunan peternakan terpadu Cianjur ini akan menjadi pusat edukasi dan pelatihan bagi masyarakat.
Fasilitas Lengkap dan Progres Pembangunan
Kepala Bidang Peternakan DPKHP Cianjur, M Agung, menjelaskan detail fasilitas yang akan tersedia. Kawasan terpadu ini mencakup lahan pakan ternak, kandang unggas, serta kandang sapi perah modern.
Selain itu, akan dibangun gudang penyimpanan, rumah jaga, bak penampungan air, dan pos jaga keamanan. Jaringan listrik dan gardu juga akan melengkapi infrastruktur penting di lokasi tersebut.
Progres pembangunan saat ini telah mencapai 35 persen, meskipun terkendala cuaca hujan. DPKHP Cianjur optimis target penyelesaian di bulan Desember dapat tercapai sesuai rencana. Lahan pakan telah selesai ditanami bibit rumput, siap berproduksi saat pembangunan tuntas.
Kontribusi terhadap Ketahanan Pangan dan Edukasi
Pembangunan kawasan peternakan terpadu di Kecamatan Campaka ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan. Utamanya adalah peningkatan pasokan protein hewani bagi seluruh masyarakat Cianjur.
Kawasan ini juga akan menjadi penopang utama bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah daerah. Ini menunjukkan komitmen Cianjur dalam memenuhi kebutuhan gizi warganya.
Pemerintah daerah juga menargetkan lokasi ini sebagai pusat pendidikan dan pelatihan. Masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga pemuda dapat belajar dan mengembangkan usaha peternakan di sini.
"Semua kalangan yang ingin menambah ilmu bidang peternakan dapat datang ke kawasan terpadu," ujar M Agung. "Mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa sampai dengan pemuda/remaja yang ingin mengembangkan usaha bidang peternakan."
Dukungan Anggaran dan Harapan ke Depan
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk proyek ini. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan di Kampung Cikekep, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka.
Anggaran tersebut juga mencakup pengadaan 25 ekor sapi perah dan 700 ekor ayam buras. Pembangunan konstruksi sendiri telah dimulai sejak awal Oktober 2025.
Berbagai kalangan akan mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli peternakan yang disediakan dinas. Pendampingan ini meliputi cara memelihara ternak, menanam rumput, hingga strategi penjualan hasil produksi.
"Pemerintah daerah mengharapkan kawasan ini ke depan dapat menjadi pusat pelatihan untuk berbagai kalangan," kata M Agung. "Baik dari Cianjur atau dari luar Cianjur, sehingga keberadaannya lebih dikenal luas."
Sumber: AntaraNews