Pasar Rakyat PKK Bali Targetkan Petani dan UMKM Raih Omzet Rp500 Juta Jelang Hari Raya
Tim Penggerak PKK Bali menggelar Pasar Rakyat jelang Nyepi dan Idul Fitri, menargetkan omzet Rp500 juta bagi petani dan UMKM lokal, sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Bali menyelenggarakan sebuah inisiatif Pasar Rakyat yang bertujuan untuk mendukung petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, menawarkan platform penjualan langsung bagi para produsen.
Ketua TP PKK Bali, Putri Suastini Koster, menyatakan bahwa kegiatan ini menargetkan total omzet penjualan mencapai Rp500 juta bagi para peserta. Pasar Rakyat ini diselenggarakan di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, dan telah dibuka sejak Jumat, 14 Maret.
Inisiatif ini dirancang untuk memberikan keuntungan ganda, yaitu membantu petani dan UMKM menjual produk mereka tanpa biaya lapak, sekaligus memungkinkan masyarakat Bali mendapatkan bahan pokok dan produk lokal dengan harga lebih murah dibandingkan pasar umum.
Dukungan Penuh untuk Petani dan UMKM Lokal
Pasar Rakyat ini menjadi wadah strategis bagi 130 petani dan UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen. TP PKK Bali tidak memungut biaya sewa lapak dari para pedagang, sehingga mereka dapat menawarkan harga tangan pertama yang lebih kompetitif.
Putri Suastini Koster menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp140 juta telah dialokasikan oleh PKK untuk membiayai seluruh kebutuhan acara, termasuk tenda dan hiburan. Harapannya, dengan dukungan ini, para pedagang dapat meraup keuntungan signifikan.
Proses kurasi ketat diterapkan untuk memastikan hanya produk lokal berkualitas yang dijual, termasuk menghindari produk kemasan demi kesejahteraan masyarakat lokal. Ini menjamin kualitas dan keaslian produk yang ditawarkan kepada pengunjung.
Produk yang tersedia meliputi bahan pokok, sayur dan buah segar, kuliner khas, tanaman, hingga fesyen lokal, semuanya dijual dengan harga yang relatif lebih rendah dari harga pasar.
Manfaat Ekonomi dan Rencana Pengembangan
Dalam beberapa jam pertama pembukaan, Pasar Rakyat di Lapangan Puputan Renon telah mencatat penjualan yang impresif, mencapai Rp170 juta. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama pegawai Pemprov Bali dan siswa sekolah yang berdatangan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Bali, I Made Dwi Dewata, selaku fasilitator kegiatan, mengundang seluruh masyarakat Bali untuk memanfaatkan kesempatan ini. Ia menekankan bahwa kualitas bahan pangan segar dari petani dan produk UMKM olahan langsung tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.
Melihat dampak positif yang besar, I Made Dwi Dewata mengungkapkan rencana untuk melanjutkan kegiatan Pasar Rakyat ini ke tingkat kabupaten/kota. Bahkan, ia mendorong agar acara serupa dapat rutin diselenggarakan di luar momentum hari raya, dengan melibatkan petani dan UMKM setempat.
Inisiatif ini tidak hanya menguntungkan penjual dan pembeli, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal secara keseluruhan. Dengan menyediakan platform penjualan gratis dan produk terkurasi, PKK Bali berkontribusi pada stabilitas harga dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Sumber: AntaraNews