PKK Bali dan Buleleng Perkuat Sinergi Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu
TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Buleleng bersinergi dalam Program Bergerak dan Berbagi, menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di tiga desa di Buleleng. Simak detail program PKK Bali Buleleng ini yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Buleleng menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di wilayah Buleleng. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Bergerak dan Berbagi yang bertujuan untuk mempererat kerja sama antar TP PKK di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Program bantuan ini menyasar tiga desa di tiga kecamatan berbeda, yaitu Desa Pengulon di Kecamatan Gerokgak, Desa Busungbiu di Kecamatan Busungbiu, serta Desa Gunungsari di Kecamatan Seririt. Setiap lokasi menerima 50 paket bantuan yang diperuntukkan bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), dan penyandang disabilitas.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada kader PKK yang membutuhkan serta 10 balita di setiap desa yang menjadi sasaran. Penyaluran ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong percepatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
Sinergi TP PKK Bali dan Buleleng untuk Kesejahteraan Warga
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Wardhany Sutjidra, menyatakan bahwa sinergitas yang terjalin melalui Program Bergerak dan Berbagi sangat penting untuk mendorong percepatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga. Program PKK Bali Buleleng ini juga diharapkan dapat memotivasi para kader PKK agar semakin aktif di lapangan.
Bantuan yang disalurkan dalam program ini sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Paket bantuan mencakup sembako seperti beras, telur, dan susu kotak, yang merupakan kebutuhan dasar sehari-hari. Selain itu, diserahkan pula paket multivitamin untuk menjaga kesehatan serta bibit tanaman yang mendukung kemandirian pangan keluarga.
Tidak hanya itu, bantuan juga dilengkapi dengan paket ikan segar, termasuk ikan tuna, ikan nila, dan ikan kembung, untuk memenuhi kebutuhan gizi. Penyaluran bantuan ini ditujukan kepada 50 penerima di setiap desa, meliputi lansia, ibu hamil dengan KEK, penyandang disabilitas, kader PKK yang membutuhkan, dan 10 balita. Pendekatan holistik ini menunjukkan komitmen TP PKK dalam mendukung berbagai aspek kesejahteraan keluarga.
Peran Krusial Kader PKK dan Dampak Berkelanjutan
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Koster, menegaskan bahwa Program Bergerak dan Berbagi adalah bagian dari komitmen TP PKK Provinsi Bali untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Program ini tidak hanya sekadar kegiatan sosial, melainkan juga sarana memperkuat koordinasi dan berbagi praktik baik antar TP PKK kabupaten/kota. TP PKK ingin memastikan seluruh PKK di Bali bergerak bersama, saling mendukung, dan menguatkan.
Kader PKK memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak dalam menyosialisasikan berbagai program pemberdayaan. Mereka juga mendampingi keluarga agar mampu menjadi lebih mandiri dan sejahtera. Melalui program ini, diharapkan kapasitas kader PKK semakin meningkat sehingga mereka lebih mampu menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menambahkan bahwa program ini juga memberikan edukasi terkait kesehatan keluarga. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mulai dari lingkungan keluarga. Sinergitas antara TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Buleleng diharapkan membuat program PKK berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
TP PKK Kabupaten Buleleng optimis bahwa kolaborasi ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selain itu, program ini juga mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.
Sumber: AntaraNews