KAI Daop 7 Madiun Sukses Layani 357 Ribu Penumpang Selama Angkutan Nataru 2025/2026
PT KAI Daop 7 Madiun mencatat keberhasilan dalam melayani lebih dari 357 ribu penumpang selama periode Angkutan Nataru 2025/2026, dengan mengoperasikan 1.548 perjalanan kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun berhasil mengoperasikan sejumlah besar perjalanan kereta api selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasional ini berlangsung mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menunjukkan kesiapan optimal dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Selama masa Angkutan Nataru tersebut, KAI Daop 7 Madiun mencatat total 1.548 frekuensi perjalanan kereta api yang melintasi dan beroperasi di wilayahnya. Angka ini mencerminkan upaya maksimal dalam mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat di akhir tahun.
Total penumpang yang berhasil diangkut mencapai 357.076 orang, menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api. Peningkatan operasional ini bertujuan memastikan kelancaran dan keteraturan perjalanan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Peningkatan Frekuensi Perjalanan KA di Daop 7 Madiun
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa 1.548 perjalanan KA tersebut terdiri dari 1.152 perjalanan KA Jarak Jauh (KAJJ) dan 396 perjalanan KA lokal. Ini berarti rata-rata 64 perjalanan KAJJ dan 22 perjalanan KA lokal per hari yang melintas di wilayah Daop 7.
Tingginya frekuensi perjalanan kereta api ini merupakan bukti nyata kesiapan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang selama Angkutan Nataru KAI Daop 7 Madiun. Kesiapan operasional ini penting untuk menjaga kelancaran perjalanan dan kenyamanan penumpang.
Khusus kereta api yang dioperasikan oleh KAI Daop 7 Madiun sendiri selama masa Natal-Tahun Baru tercatat sebanyak 108 perjalanan KAJJ dan 90 perjalanan KA lokal non-PSO (biasa). Dengan demikian, rata-rata terdapat 11 perjalanan KAJJ dan KA lokal per hari yang dioperasikan langsung oleh Daop 7.
Lonjakan Penumpang dan Dominasi Arus Balik
Hingga hari terakhir periode Angkutan Nataru 2025/2026 pada Minggu, 4 Januari 2026, mobilitas masyarakat pengguna kereta api di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun masih terpantau tinggi. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.
Pergerakan penumpang pada periode tersebut didominasi oleh arus balik, seiring dengan kembalinya masyarakat ke kota asal masing-masing untuk memulai aktivitas rutin. Fenomena ini lumrah terjadi pasca libur panjang.
Pada hari terakhir masa Angkutan Nataru, Minggu (4/1/2026), total penumpang yang dilayani di wilayah Daop 7 mencapai 16.703 orang. Angka ini terbagi menjadi 9.134 penumpang berangkat dan 7.569 penumpang datang di berbagai stasiun.
Secara akumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil melayani total 357.076 penumpang. Jumlah ini terdiri dari 173.189 penumpang berangkat dan 183.887 penumpang datang, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api.
Stasiun Utama dan Data Dinamis Penumpang
Mobilitas penumpang tertinggi selama periode Angkutan Nataru KAI Daop 7 Madiun terpusat di lima stasiun utama. Stasiun-stasiun tersebut adalah Stasiun Madiun, Kediri, Jombang, Blitar, dan Tulungagung.
Kelima stasiun ini secara keseluruhan melayani 258.109 penumpang, menunjukkan perannya sebagai titik sentral pergerakan. Ini mengindikasikan bahwa stasiun-stasiun ini menjadi hub penting bagi perjalanan kereta api di wilayah Daop 7.
Tohari menambahkan bahwa data penumpang yang disampaikan masih bersifat dinamis dan berpotensi terus mengalami perubahan. Perubahan ini bisa terjadi hingga seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api pada hari terakhir selesai beroperasi.
KAI Daop 7 Madiun terus memantau dan memastikan setiap perjalanan berjalan lancar, memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penumpang. Kesiapan operasional menjadi prioritas utama dalam setiap musim liburan, termasuk Angkutan Nataru.
Sumber: AntaraNews