KAI Buka Jalur Prupuk-Linggapura Usai Perbaikan Intensif, Perjalanan KA Kembali Normal Bertahap
PT KAI Daop 5 Purwokerto kembali membuka jalur hulu Prupuk-Linggapura setelah perbaikan intensif. Ketahui detail penanganan kerusakan dan dampaknya pada perjalanan kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto telah membuka kembali jalur hulu Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) Nomor 1109. Jalur ini berada pada petak jalan Prupuk-Linggapura setelah melalui perbaikan intensif.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menyatakan jalur tersebut dapat dilalui kereta api lagi sejak Jumat (10/4) pukul 16.20 WIB. Pembukaan kembali ini dilakukan setelah penutupan sementara akibat kerusakan pada struktur jembatan.
Kereta api pertama yang melintas adalah KA 162 Bangunkarta dengan kecepatan terbatas 20 kilometer per jam. Peningkatan batas kecepatan akan dilakukan secara bertahap sambil memastikan keamanan jembatan.
Kerusakan dan Penutupan Jalur Prupuk-Linggapura
KAI Daop 5 Purwokerto sebelumnya memberlakukan Semboyan 3, yaitu penghentian operasional sementara, pada jalur hulu Jembatan Rel Ganda BH Nomor 1109. Kebijakan ini diterapkan pada hari Jumat (10/4) pukul 12.58 WIB.
Langkah pengamanan ini diambil menyusul adanya kerusakan serius pada struktur hidraulika jembatan. Kerusakan tersebut meliputi area drempel, pilar, dan talut, yang memerlukan penanganan cepat.
Prioritas utama KAI adalah keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan, sehingga penutupan sementara menjadi keputusan yang tidak terhindarkan. Perbaikan intensif segera dilakukan untuk memulihkan kondisi jembatan.
Dampak Keterlambatan dan Permohonan Maaf KAI
Penghentian sementara operasional jalur tersebut mengakibatkan dampak signifikan pada jadwal perjalanan kereta api. Sebanyak 13 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.
Variasi waktu keterlambatan berkisar antara 7 hingga 29 menit, mempengaruhi sejumlah layanan penting. Kereta api yang terdampak antara lain KA 282 Bengawan, KA Plb 7006 Batavia, KA Plb 61B Manahan, KA Plb 62B Manahan, KA 161 Bangunkarta, KA 184 Kamandaka, KA 89 Gayabaru Malam Selatan, KA 195 Kamandaka, KA Plb 256B Jaka Tingkir, KA 5 Argo Semeru, KA Plb 115B Sawunggalih, dan KA 162 Bangunkarta.
KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada para pelanggan. Meskipun demikian, keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
Proses Normalisasi dan Pemantauan Berkelanjutan
Meskipun jalur Prupuk-Linggapura telah dibuka, petugas di lapangan masih terus melakukan proses normalisasi secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi prasarana benar-benar aman untuk operasional penuh.
Peningkatan batas kecepatan kereta api akan dilakukan secara bertahap, setelah evaluasi keamanan jembatan. KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan pemantauan intensif di lokasi.
Petugas juga disiagakan guna memastikan penanganan berjalan optimal hingga seluruh proses normalisasi selesai. Diharapkan operasional kereta api dapat kembali sepenuhnya normal dalam waktu dekat.
Sumber: AntaraNews