Sorot
{{caption}}
Unjuk Rasa Aliansi Perempuan Indonesia Tuntut Hentikan MBG

{{caption}}
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi

{{caption}}
35.476 Manajer Kopdes Merah Putih dan Pengelola Kampung Nelayan Dilatih Komcad

{{caption}}
Pria Eksibisionis di Depan Dua Bocah Perempuan

{{caption}}
Pelatih Portugal Tak Berani Ganti Cristiano Ronaldo?

{{caption}}
Penampilan Sony Sonjaya dan Buku Catatan Kecil di Tangan

Topik Terkait
{{caption}}
Viral Tagar Kabur Aja Dulu, Berikut 10 Negara Favorit Tujuan WNI untuk Bekerja

Tak hanya itu, diduga pula munculnya tagar Kabur Aja Dulu lantaran sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan di Indonesia.

{{caption}}
Anak Muda di Korea Makin Banyak yang Memilih Resign dari Pekerjaan, Ternyata Ini Penyebabnya

Tren ini mengancam akan merusak pasokan tenaga kerja di masa depan.

{{caption}}
Seperti di Indonesia, Angka Pengangguran di Korea Terus Meningkat

Beban kerja makin tinggi sementara gaji tidak sesuai menjadi salah satu pemicu warga Korea sulit mendapatkan pekerjaan layak.

{{caption}}
Tingkat Pengangguran China Mengkhawatirkan, Lulusan S2 Jadi Petugas Kebersihan Sekolah

Persaingan kerja di level para lulusan perguruan tinggi semakin ketat seiring minimnya penyerapan tenaga kerja.

{{caption}}
Pengangguran Anak Muda di China Makin Tinggi

Tingkat pengangguran di China menyentuh level tertinggi di tahun 2024.

{{caption}}
Beda dengan Indonesia, Pendaftaran CPNS di Jepang Tidak Banyak Peminatnya

Masyarakat Jepang cenderung lebih memilih berkarir di sektor swasta.

{{caption}}
Para Sarjana di China Makin Kesulitan Dapat Kerja

Para lulusan sarjana hingga pascasarjana yang tak kunjung menadpat kerja menciptakan tren "anak-anak berekor busuk."

{{caption}}
Warga Korea Butuh Waktu Hampir 1 Tahun Agar Bisa Dapat Kerja

Sebagian besar universitas Korea mengharuskan mahasiswanya untuk menyelesaikan delapan semester untuk kelulusan.

{{caption}}
Korea Selatan Hadapi Badai Ekonomi, 400 Ribu Anak Mudanya Menyerah Cari Kerja

Mereka kehilangan motivasi karena ketersediaan lapangan pekerjaan formal semakin menurun.

{{caption}}
Terungkap, Ini 5 Alasan Gen Z Lebih Memilih untuk Jadi Pengangguran

40 Persen dari Gen Z lebih memilih menganggur dari pada bekerja di pekerjaan yang tidak mereka sukai.

{{caption}}
Pandangan Gen Z dan Milenial: Kuliah Semakin Mahal dan Topik Diajarkan Bisa Dipelajari Sendiri

Bagi Gen Z dan milenial, biaya hidup adalah kekhawatiran utama mereka, dan Gen Z juga mengkhawatirkan potensi pengangguran.

{{caption}}
Anak Muda di China Enggan Menikah, Ternyata Ini Penyebabnya

Isu penurunan jumlah penduduk (atau depopulasi) masih jadi momok bagi beberapa negara, salah satunya China. Enggan menikah jadi salah satu penyebabnya.

{{caption}}
Bupati Syarwani Dorong Perusahaan Buat Proyeksi Kebutuhan Tenaga Kerja Bulungan 5 Tahun ke Depan

Bupati Bulungan, Syarwani, meminta perusahaan menyusun proyeksi kebutuhan tenaga kerja Bulungan hingga lima tahun mendatang. Langkah ini bertujuan menekan angka pengangguran dan mengoptimalkan penyerapan tenaga lokal.

{{caption}}
Pengamat: Respons Cepat Kebijakan Indikator Kematangan Pemerintah Hadapi Krisis Ekonomi

Pengamat politik Fernando Emas menekankan pentingnya respons cepat kebijakan pemerintah sebagai indikator kematangan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial yang kian kompleks.

{{caption}}
Bank Dunia Sebut Kelas Menengah Indonesia Menyusut Hampir Separuh

Bank Dunia menyatakan kelas menengah di Indonesia semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh penurunan pendapatan dan meningkatnya jumlah setengah pengangguran.

{{caption}}
Dinas Perinkop UKM Mataram Gencarkan Pelatihan Kerja untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkop UKM) Mataram terus menggalakkan program Pelatihan Kerja Mataram bagi pengangguran. Inisiatif ini bertujuan mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem di Kota Mataram dan memberdayakan masyarakat.

{{caption}}
Program Siap Kerja Kukar: Strategi Efektif Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Tekan Angka Pengangguran

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gencar menekan angka pengangguran melalui Program Siap Kerja Kukar. Inisiatif ini telah melatih ribuan warga dengan keterampilan relevan industri, membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekono

{{caption}}
Rektor USU Dorong Lulusan Perkuat Adaptasi Dunia Kerja Hadapi Tantangan Global

Rektor USU Prof Muryanto Amin menekankan pentingnya adaptasi dunia kerja bagi alumni. Ia menyoroti tantangan global dan ketidaksesuaian keterampilan yang membutuhkan pembelajaran berkelanjutan.