Fakta Unik Aceh, Wagub Luncurkan Rumah Quran BSI untuk Cetak Generasi Qurani Mandiri
Wakil Gubernur Aceh resmi meluncurkan program Rumah Quran BSI, inisiatif Bank Syariah Indonesia untuk mencetak penghafal Al-Quran berkarakter dan mandiri secara ekonomi. Bagaimana program ini akan mengubah masa depan santri?
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, secara resmi meluncurkan program Rumah Quran Bank Syariah Indonesia (BSI) di Banda Aceh. Inisiatif ini bertujuan untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal Al-Quran tetapi juga memiliki karakter mulia. Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam pengembangan pendidikan spiritual di "Serambi Mekkah".
Program unggulan ini berlokasi di kawasan Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Kehadiran Rumah Quran BSI diharapkan dapat memberikan kesempatan luas bagi anak-anak Aceh untuk menjadi penghafal Al-Quran. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk berkontribusi pada pendidikan di wilayah tersebut.
Direktur Utama BSI Tbk, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa Rumah Quran BSI adalah program dari BSI Maslahat. Program ini didesain untuk membentuk penghafal Quran yang berkarakter dan berakhlak mulia. Selain itu, program ini juga membekali santri dengan keterampilan hidup dan literasi ekonomi.
Mencetak Generasi Qurani dan Mandiri Ekonomi
Wakil Gubernur Aceh menekankan pentingnya perluasan program Rumah Quran BSI. Hal ini agar semakin banyak anak-anak Aceh dapat menjadi penghafal Al-Quran. Ia juga berharap BSI terus meningkatkan layanannya di Aceh sebagai bank syariah.
Dirut BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan komitmen BSI dalam mendukung pendidikan spiritual. Program ini menyediakan wadah pembelajaran Al-Quran yang berkualitas. Tujuannya adalah menciptakan lulusan yang mandiri secara ekonomi.
Tahap awal program ini melibatkan 25 anak yang akan belajar secara mondok. Mereka tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga dibekali pendidikan agama dan keterampilan hidup. Literasi ekonomi juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya saing global.
Kolaborasi Strategis dan Dampak Positif Rumah Quran BSI
Rumah Quran BSI di Aceh adalah salah satu dari delapan titik lokasi di seluruh Indonesia. Pendanaan program ini berasal dari pendayagunaan dana zakat korporat dan infak BSI. Dana tersebut disalurkan melalui BSI Maslahat.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia, BAZNAS RI, dan BSI Maslahat. Ini adalah inisiatif pendidikan non-formal bagi santri berusia 15-22 tahun. Targetnya adalah meningkatkan kualitas pendidikan santri.
Selain melahirkan penghafal Al-Quran, program ini juga membekali santri dengan wawasan kewirausahaan. Tujuannya adalah meningkatkan peluang kerja dan kemandirian ekonomi mereka. Santri diharapkan unggul dalam hafalan dan memiliki daya saing sosial-profesional.
BSI berharap program ini berkontribusi signifikan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia. BSI berkomitmen menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual masyarakat.
Sumber: AntaraNews