Pemkab Bekasi Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Quran, Cetak Generasi Tangguh Berintegritas
Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat Pembangunan SDM Berbasis Quran melalui pembinaan generasi muda, menciptakan karakter tangguh dan berintegritas di tengah dinamika zaman.
Pemerintah Kabupaten Bekasi menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendekatan keagamaan, khususnya dengan mendorong pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al Quran. Upaya ini bertujuan membentuk karakter yang tangguh dan berintegritas di tengah tantangan modern.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui acara Wisuda Khotmil Quran yang diselenggarakan bersama Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Quran (FK RTQ) Kabupaten Bekasi. Acara ini berlangsung di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, pada Minggu (03/5).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa wisuda ini bukan hanya simbol keberhasilan hafalan, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter. Proses menghafal Al Quran mengajarkan nilai-nilai ketekunan, kesabaran, dan konsistensi yang esensial.
Al Quran sebagai Pedoman Hidup dan Pembentuk Karakter
Endin Samsudin menekankan bahwa khatam Al Quran lebih dari sekadar pencapaian hafalan, tetapi juga mencerminkan ketahanan diri dan komitmen dalam menjalani proses pembelajaran yang panjang. Nilai-nilai ini sangat relevan sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman yang dinamis.
Menurut Endin, Al Quran menjadi arah dan pegangan moral yang kokoh agar masyarakat tetap berada pada nilai-nilai kebenaran. Hal ini krusial dalam menghadapi kompleksitas tantangan kehidupan modern yang terus berkembang.
Pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk kemajuan daerah, harus diimbangi dengan penguatan nilai dan karakter masyarakat. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Peran Strategis Rumah Tahfizh dan Kolaborasi FK RTQ
Keberadaan rumah tahfizh memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda di Kabupaten Bekasi. Rumah tahfizh tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca dan menghafal Al Quran, tetapi juga menjadi ruang pembinaan moral dan spiritual yang efektif.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Quran Kabupaten Bekasi atas sinergi yang berhasil dibangun antarlembaga tahfizh. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan pembinaan generasi Qurani berjalan secara berkelanjutan dan merata.
Ketua FK RTQ Kabupaten Bekasi, Ahmad Ridho, mengungkapkan bahwa Wisuda Akbar Khotmil Quran ini diikuti oleh 267 santri dari 18 rumah tahfizh di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Ia berharap dukungan pemerintah dan swasta semakin luas untuk memperkuat pembinaan santri, mendorong mereka menambah hafalan dari satu juz ke juz berikutnya.
Ahmad Ridho juga menyoroti pentingnya pemerataan kolaborasi antar-rumah tahfizh agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ia menjelaskan, rumah tahfizh memiliki pola pembinaan unik di mana santri tidak menetap, melainkan belajar rutin pada sore hari, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap pembinaan generasi Qurani.
Sumber: AntaraNews