Sorot
{{caption}}
Wamendagri Ribka Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua

{{caption}}
Kakek 75 Tahun Ngamuk Bawa Golok, Bacok Dua Tetangga

{{caption}}
Wamendagri Wiyagus: Kesehatan Fondasi Keberhasilan Pembangunan Daerah

{{caption}}
Air Mata Rano Karno di Ulang Tahun Jakarta

{{caption}}
Penyebab Bus Transjakarta Kecelakaan di Cikoko

{{caption}}
Demo Dukung MBG Digelar di Patung Kuda Siang Ini

Topik Terkait
{{caption}}
IHSG Masih Tertahan, Investor Menanti Arah BI Rate

Menjelang pengumuman BI Rate, pasar saham biasanya mengadopsi sikap defensif.

{{caption}}
Bank Indonesia Optimis Kredit Perbankan Tumbuh Hingga 12 Persen Tahun Ini

"Pertumbuhan ekonomi kita masih di 5,11 persen. Dari sisi stabilitas sistem keuangan kita melihat rasio permodalan tinggi, AL/DPK masih terjaga tinggi."

{{caption}}
Komisi XI DPR Harap BI Jaga Rupiah di Level Moderat, Cerminkan Kekuatan Ekonomi Indonesia

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun berharap Bank Indonesia (BI) terus menjaga nilai tukar rupiah pada level moderat, menegaskan fundamental ekonomi kuat di tengah ketidakpastian global.

{{caption}}
Bloomberg Intelligence: Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Stabil, PDB Tumbuh 5,0 Persen

Bloomberg Intelligence merilis Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 yang stabil dengan pertumbuhan PDB 5,0 persen, namun pasar obligasi hadapi tekanan. Simak selengkapnya!

{{caption}}
Bos BI Klaim Performa Rupiah Menguat Dibandingkan Mata Uang Negara Berkembang Lain

Per 20 Mei 2025, tercatat nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 1,13 persen point to point (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir April 2025.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Pertahankan Rupiah hingga Menguat 1,13 Persen

Nilai tukar rupiah tetap stabil dan cenderung menguat, didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia.

{{caption}}
Hadapi Gejolak Global, Gubernur Bank Indonesia Fokus Jaga Stabilisasi Kurs Rupiah

Pada bulan November 2024, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level enam persen.

{{caption}}
BI Klaim Pelemahan Rupiah Lebih Baik dari Bath Thailand hingga Won Korea, Ini Datanya

Kebijakan moneter dalam jangka pendek diarahkan untuk memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah dan menarik aliran masuk modal asing.

{{caption}}
BI Perkuat Strategi Tarik Investasi Lampung, Dorong Ekonomi Daerah Melalui Energi Terbarukan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung gencar memperkuat strategi untuk menarik Investasi Lampung di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, demi mendanai proyek strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
Bupati Gorontalo Dorong Penguatan UMKM Gorontalo Melalui Ekonomi Syariah dan Digitalisasi

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi gencar dorong Penguatan UMKM Gorontalo melalui ekonomi syariah dan digitalisasi. Simak strategi pemerintah daerah tingkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

{{caption}}
Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Tembus Rp76 Ribu, Telur Ayam Rp29 Ribu per Kilogram

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan. Cabai rawit merah mencapai Rp76.300/kg dan telur ayam ras Rp29.950/kg, memicu perhatian publik terhadap stabilitas harga pangan.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Bergerak Melemah Pekan Depan, Masih Dibayangi Catatan MSCI

Adapun pada perdagangan Jumat (19/6), rupiah ditutup melemah tipis 7 poin menjadi Rp17.801 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.794 per USD.

{{caption}}
IBC Ingatkan Stabilitas Rupiah Perlu Ditopang Kredibilitas Kebijakan Makro

Sebagai small open economy, Indonesia tidak dapat sepenuhnya melepaskan kebijakan moneternya dari dinamika global.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Jadi Peluang Hotel Tingkatkan Hunian Kamar

Pelemahan rupiah membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi wisatawan asing.

{{caption}}
Rupiah Melemah dan Harga Obat Terancam Naik, IDI Semarang : Ketergantungan Impor

Kenaikan harga obat itu tidak hanya dari faktor biaya produksi saja, namun juga distribusi dan rantai pasok yang sebagian masih berkaitan dengan komponen impor.

{{caption}}
Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini ke Level Rp17.728 per USD, Ini Faktor Penopangnya

Proyeksi tersebut muncul setelah tekanan terhadap dolar AS mulai mereda akibat meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas geopolitik global.

{{caption}}
Rupiah Menguat ke Rp17.708, Sentimen Positif dari Kesepakatan Iran dan AS

Penguatan rupiah dipengaruhi oleh perkembangan positif terkait hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.