Dunia Akui Keunikan Biji Kopi Asal Sumedang Ini
Bagi para penggemarnya, kopi jenis ini menawarkan cita rasa berbeda.
Biji kopi excelsa asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai mencuri perhatian pasar global. Bagi para penggemarnya, kopi jenis ini menawarkan cita rasa berbeda. Hal itu telah dibuktikan oleh Ryan Wibawa.
Ia membawa biji kopi khas Indonesia ini ke panggung World Brewers Cup 2024 di Chicago, Amerika Serikat. Hasilnya, Ryan berhasil meraih peringkat ketiga dunia.
“Karakteristik kopi excelsa yang dominan sweetness membuatnya berbeda dari arabika maupun robusta. Justru karena itu, ia bisa berpadu dengan kopi lain dan menghasilkan profil rasa khas. Prestasi ini menunjukkan kopi Indonesia mampu bersaing di level dunia,” kata Ryan.
Oleh sebab itu, tak heran jika penjualan kopi excelsa menunjukan tren positif. Farhan Irfanto, pemilik Uberall Roastery di Cirebon, menyebut banyak pelanggan yang tertarik mencoba kopi ini melalui platform digital.
“Awalnya mereka hanya penasaran. Tapi setelah mencoba, banyak yang kembali memesan. Sekarang excelsa jadi salah satu varian yang paling sering diminta,” ungkap Farhan.
Tokopedia melaporkan adanya peningkatan transaksi kopi sebesar 72 persen pada kuartal III/2025 dibanding kuartal sebelumnya.
Menurut Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, wilayah dengan transaksi tertinggi ada di Jambi, Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Riau.
“Uberall Roastery menjadi salah satu pelaku usaha kopi yang memanfaatkan Tokopedia dan TikTok Shop. Kontribusinya mencapai 50–70 persen terhadap penjualan online mereka,” jelasnya saat acara workshop di Bandung, Selasa (30/9).
Saat ini terdapat empat jenis biji kopi, yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa, dengan arabika dan robusta yang lebih populer di masyarakat.
Biji kopi excelsa yang memiliki potensi besar telah berhasil dibudidayakan oleh para petani di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dan menghasilkan kopi berkualitas untuk pasar nasional maupun internasional.