Dorong Bisnis Berkelanjutan, Krakatau Posco Kantongi Proper Hijau Tiga Tahun Berturut-turut
Krakatau Posco terus memperkuat perannya dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Krakatau Posco berkomitmen menjalankan bisnis berkelanjutan, terutama dalam mengelola lingkungan secara bertanggung jawab. Perusahaan terus mendorong penerapan inovasi yang tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat.
"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan industri yang berkelanjutan," ujar Department Head Environment Krakatau Posco, Muhamad Naskuri di Jakarta, Kamis (9/4).
Upaya Krakatau Posco pun membuahkan hasil, di mana perusahaan meraih peringkat Proper Hijau selama tiga tahun berturut-turut. Capaian ini menjadikan perusahaan sebagai satu-satunya perusahaan di industri besi dan baja yang mampu mempertahankan peringkat tersebut secara konsisten.
"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa industri dapat menjalankan operasionalnya secara selaras dengan prinsip keberlanjutan," katanya.
Melalui berbagai inisiatif seperti peningkatan efisiensi energi, pengurangan emisi, optimalisasi pengelolaan limbah, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat, Krakatau Posco terus memperkuat perannya dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
"Komitmen yang terus dijaga ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk bersama-sama mendorong terciptanya masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Indonesia," katanya.
Penghargaan Properi Hijau diberikan dalam ajang Anugerah Lingkungan Proper yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026.
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 1581 Tahun 2026, jumlah peserta Proper pada periode ini mencapai 5.476 perusahaan, meningkat sebesar 22 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berjumlah 4.495 perusahaan. Hal ini menunjukkan meningkatnya komitmen dunia usaha dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Hasil Evaluasi
Dari hasil evaluasi, tercatat sebanyak 39 perusahaan meraih Proper Emas, 243 perusahaan meraih Proper Hijau, 2.103 perusahaan meraih Proper Biru, 2.596 perusahaan meraih Proper Merah, dan 4 perusahaan meraih Proper Hitam. Di tengah ketatnya proses penilaian tersebut, Krakatau Posco mempertahankan kinerja lingkungan yang unggul secara konsisten.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya pendekatan beyond compliance dalam pengelolaan lingkungan. Menurutnya, upaya yang melampaui pemenuhan regulasi mampu memberikan kontribusi signifikan, mulai dari efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, hingga penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Penilaian Proper Hijau dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain efisiensi energi, penurunan emisi, pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan non-B3, pengelolaan sampah, efisiensi air, konservasi keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat, serta kesiapsiagaan terhadap bencana.
Melalui proses evaluasi yang ketat tersebut, Proper Hijau menjadi indikator penting atas komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.