Sorot
{{caption}}
Kronologi Pembunuhan IRT Muda di Lampung oleh Suami Siri

{{caption}}
Kematian 5 Calon Manajer Kopdes saat Latihan Militer Perlu Diinvestigasi

{{caption}}
Polisi Kumpulkan Fakta Dugaan Intimidasi Dokter Icha

{{caption}}
Daftar Usulan Majelis Rektor untuk Presiden Prabowo

{{caption}}
Prabowo Butuh Bertemu Orang Pintar: Setiap Bulan Panggil Rektor

{{caption}}
Prabowo Setuju Sebagian Keuntungan BUMN untuk Dana Riset dan Inovasi

Topik Terkait
{{caption}}
Keputusan Pemerintah Tolak Bea Masuk Anti Dumping Benang China Dinilai Tepat, Ini Alasannya

Keputusan pemerintah untuk tidak menyetujui usulan Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) mengenai rencana BMAD POY dan DTY mendapatkan apresiasi yang positif.

{{caption}}
Membongkar Alasan Pemerintah Tolak Bea Masuk Anti Dumping Benang China

Pemerintah mengatakan bahwa pasokan benang filamen sintetis tertentu ke pasar domestik yang masih terbatas dikarenakan kapasitas produksi nasional belum mampu.

{{caption}}
Pasokan Dalam Negeri Minim, Pemerintah Tolak Bea Masuk Anti Dumping Benang China

Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan industri dalam negeri dan kebutuhan akan bahan baku yang kompetitif.

{{caption}}
Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi, Kemenperin Kebut Hilirisasi Petrokimia dan Gas

Dan jika target skenario industri berkontribusi sebesar 21,9 persen dari PDB Nasional maka sektor IKFT harus memompa tambahan sumbangan Ro46,09 triliun.

{{caption}}
Industri Petrokimia RI Kalah Dibanding Malaysia dan Vietnam, Pengusaha Minta Hal Ini ke Pemerintah

Para pelaku usaha mengungkapkan bahwa ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh industri ini.

{{caption}}
Marak Produk Impor Dijual Murah, Industri Petrokimia Hadapi Tantangan Besar

Potensi investasi senilai Rp437 triliun di sektor petrokimia juga terancam mandek akibat kekacauan pasar domestik.

{{caption}}
Sri Mulyani Akui Serbuan Barang Impor Bikin Industri Tekstil di Indonesia Terpuruk

Sri Mulyani menyebut anjloknya kinerja tekstil domestik dan PHK massal akibat dari serbuan barang impor.

{{caption}}
Pengusaha Butuh Aturan Ini agar Industri Petrokimia Tak Lagi Bergantung Impor

Hal ini menjadi sebuah semangat untuk memenuhi industri dalam negeri dengan material yang diproduksi secara lokal

{{caption}}
Barang Plastik Impor dari China Dijual Lebih Murah, Industri Butuh Proteksi Pemerintah

Masuknya barang impor plastik secara masif berpotensi mengganggu kinerja industri hilir plastik domestik.

{{caption}}
Banyak Usaha Keramik Dalam Negeri Bangkrut, Ternyata Ini Penyebabnya

Produk ubin keramik dari China sendiri diberikan insentif tax refund sebesar 14 persen oleh pemerintahnya.

{{caption}}
Banjir Produk Impor, Tujuh Perusahaan Keramik Ini Bangkrut

dampak dari meningkatnya harga gas dan derasnya impor dari China.

{{caption}}
Ternyata Ini Biang Kerok Industri Keramik di Indonesia Hampir Mati Suri

Permasalahan itu bermula ketika harga gas mulai naik pada tahun 2015.

{{caption}}
Indonesia dan AS Perkuat Kemitraan Investasi dan Manufaktur, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Indonesia dan Amerika Serikat terus mempererat kemitraan investasi dan manufaktur, membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital dan industri strategis. Kemitraan Investasi Indonesia-AS ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

{{caption}}
Indonesia–AS Perkuat Kemitraan Industri, Fokus Investasi dan Rantai Pasok

Di sektor penerbangan, Boeing memaparkan besarnya peluang bagi industri nasional untuk masuk ke dalam rantai pasok global.

{{caption}}
Indonesia Targetkan Ekspansi Pasar Eurasia Melalui Kerja Sama Industri dengan Tajikistan

Indonesia secara aktif menargetkan perluasan akses pasar industri di kawasan Eurasia dengan memperkuat kerja sama bilateral bersama Tajikistan, menjadikannya pintu gerbang bagi produk manufaktur nasional.

{{caption}}
AESI Dorong Akselerasi Energi Surya Industri, Perkuat Daya Saing Nasional

AESI mendesak percepatan adopsi Energi Surya Industri untuk daya saing nasional. Momentum 2026-2028 krusial bagi manufaktur. Simak mengapa energi bersih kini strategis.

{{caption}}
Proyek Energi Angin Batam: Indonesia Kembangkan Konversi Energi Angin Perdana

Indonesia mengambil langkah maju dengan mengembangkan Proyek Energi Angin Batam, menandai inisiatif konversi energi angin perdana yang bertujuan memperkuat peran negara dalam rantai pasok energi bersih global.

{{caption}}
Penurunan Sektor Listrik Dinilai Tak Otomatis Lemahkan Industri

Faktor kedua berasal dari tekanan eksternal berupa turbulensi geopolitik di Timur Tengah yang sempat mengganggu distribusi komoditas gas.

{{caption}}
Kemenperin Yakin RPP Gas Bumi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional Capai 8 Persen

Kemenperin optimis pengesahan RPP Gas Bumi untuk Kebutuhan Dalam Negeri akan mengakselerasi ekonomi dan menyelesaikan masalah pasokan serta harga gas industri.

{{caption}}
Serikat Pekerja Minta Pengusaha Tak Gegabah Ambil Kebijakan PHK Buruh Bekasi di Tengah Krisis

Konsensus Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Bekasi mendesak pengusaha tidak gegabah melakukan PHK Buruh Bekasi, melainkan mengedepankan dialog dan mencari solusi alternatif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

{{caption}}
Industri Manufaktur Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi RI di Triwulan I 2026

industri pengolahan kembali menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni sebesar 19,07 persen.

{{caption}}
Investasi Rp1,12 Triliun PT Hoi Fu Bangun Pabrik Kemasan di KEK Kendal, Serap 1.000 Tenaga Kerja

PT Hoi Fu Paper Packaging menanamkan investasi besar Rp1,12 triliun untuk membangun pabrik kemasan di KEK Kendal, diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi daerah.

{{caption}}
Kadin Yakin PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global

Kinerja PMI Manufaktur Indonesia diprediksi Kadin tetap ekspansi meski melambat pada Maret 2026 akibat tekanan global, memicu pertanyaan tentang keberlanjutan momentum industri.

{{caption}}
Kemenperin Catat IKI Maret 2026 Tetap Ekspansif, Ini Penyebab Perlambatannya

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 menunjukkan sektor manufaktur Indonesia tetap ekspansif di angka 51,86, namun mengalami perlambatan. Kemenperin menjelaskan faktor musiman dan penyesuaian produksi menjadi pemicu utama perlambatan IKI Maret 202