Dekorasi Rumah Mewah Jadi Tren, Pasarnya Tembus Rp4.154 Triliun Secara Global
Tren ini membuka jalan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meraup cuan dari segmen pasar kelas menengah ke atas.
Gaya hidup mewah dan estetik yang dipopulerkan para selebriti serta influencer di media sosial kini berkembang menjadi peluang bisnis menjanjikan home styling atau dekorasi rumah mewah. Tak sekadar mempercantik hunian, tren ini juga membuka jalan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meraup cuan dari segmen pasar kelas menengah ke atas.
Dalam beberapa tahun terakhir, platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok dipenuhi konten “home tour”, makeover interior, hingga tips menata rumah agar tampil mewah dan Instagramable. Influencer papan atas seperti Gigi Hadid, Kim Kardashian, hingga di Indonesia ada Nagita Slavina, Ashanty, dan Paula Verhoeven, turut memperkuat tren gaya hidup ini.
Menurut laporan dari Statista, nilai pasar desain interior global diperkirakan mencapai USD255 miliar (Rp4.154 triliun) pada tahun 2027, meningkat signifikan dari USD150,7 miliar pada 2022. Kenaikan ini salah satunya dipicu oleh permintaan rumah pribadi yang ditata secara profesional, termasuk untuk kebutuhan estetika media sosial.
Jasa Home Styling dan Konsultan Interior Semakin Diburu
Di Indonesia, muncul berbagai jasa home stylist yang menawarkan layanan dekorasi rumah mewah. Tak sedikit yang bahkan membuka paket konsultasi secara daring, dengan tarif mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah per ruangan.
“Orang sekarang mau rumahnya bukan cuma nyaman, tapi juga cocok difoto untuk Instagram atau YouTube. Banyak klien kami datang karena ingin tampilan rumah seperti selebgram,” ujar Ardi Setiawan, seorang home stylist di Jakarta.
Tak hanya jasa desain, penjualan produk-produk home decor ikut melesat. Data dari Tokopedia menyebutkan bahwa penjualan cermin besar, lilin aromaterapi, bunga kering, dan lampu LED hidden light meningkat signifikan sejak 2023.
“Permintaan untuk item dekorasi dengan tampilan mewah dan clean look terus naik. Bahkan kami beberapa kali kehabisan stok,” kata Desi Handayani, pemilik bisnis online perlengkapan dekorasi rumah di Tangerang.