Brantas Abipraya Tuntaskan Pembangunan 4 Embung di Banyumas, Segini Kapasitasnya
Saat ini Embung tersebut siap dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan air, irigasi pertanian, perikanan, destinasi wisata.
PT Brantas Abipraya (Persero) menuntaskan Pembangunan Embung di antaranya Embung Kejawar, Embung Wangon, Embung Alas Malang dan Embung Kedunggede. Empat embung tersebut berlokasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Saat ini Embung tersebut siap dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan air, irigasi pertanian, perikanan, destinasi wisata dan sebagai cadangan air (konservasi) pada musim kemarau.
Sebagai kontraktor pelaksana, Brantas Abipraya memastikan pembangunan keempat embung berjalan sesuai dengan standar mutu, keselamatan, dan ketepatan waktu. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memperkuat ketahanan air dan pangan nasional.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan.
"Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air di berbagai daerah untuk memastikan ketersediaan air bagi sektor pertanian," ujarnya.
Sebagai informasi, Embung Kejawar memiliki kapasitas tampung 9.534 meter kubik, Embung Wangon 12.701 meter kubik, Embung Alasmalang 25.200 meter kubik dan Embung Kedunggede memiliki kapasitas tampung 18.028 meter kubik.
Embung Punya Nilai Tambah di Ruang Publik
Selain fungsi utamanya sebagai penyedia air irigasi, keempat embung ini juga dirancang memiliki nilai tambah sebagai ruang publik. Embung Kejawar dan Wangon, misalnya, dilengkapi dengan fasilitas seperti intake, outlet, rumah jaga, toilet, serta area terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas sosial masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana menyampaikan bahwa pembangunan embung ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
"Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya andal secara fungsi, tetapi juga memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.