Fakta Unik Embung Tremas: Perkuat Ketahanan Air dan Ekowisata Pacitan, Jadi Inspirasi Desa Lain?

Embung Tremas di Pacitan tidak hanya mengatasi kekeringan, tetapi juga menjadi destinasi ekowisata baru. Simak bagaimana inisiatif ini memperkuat ketahanan air dan pangan lokal!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Embung Tremas: Perkuat Ketahanan Air dan Ekowisata Pacitan, Jadi Inspirasi Desa Lain?
Embung Tremas di Pacitan tidak hanya mengatasi kekeringan, tetapi juga menjadi destinasi ekowisata baru. Simak bagaimana inisiatif ini memperkuat ketahanan air dan pangan lokal! (Merdeka.com)

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayaji meresmikan Embung Tremas di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Peresmian ini dilakukan pada Rabu, 3 September, dengan harapan besar untuk manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat. Keberadaan embung ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan air serta mendukung sektor pertanian secara signifikan.

Selain sebagai solusi atas ancaman kekeringan, Embung Tremas juga diproyeksikan menjadi destinasi ekowisata baru yang menarik. Inisiatif ini bertujuan untuk menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan pariwisata. Potensi ganda ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Tremas.

Proyek penting ini terwujud berkat kerja sama strategis antara Yayasan Obor Tani dan dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Coca-Cola Foundation. Bupati Indrata Nur Bayaji, yang akrab disapa Mas Aji, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas ini. Beliau berharap embung ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Pacitan.

Embung Tremas, yang berdiri di atas Bukit Pageran, menjadi sumber air krusial bagi warga Tremas untuk menghadapi ancaman kekeringan. Dengan adanya infrastruktur ini, kebutuhan air untuk tanaman pertanian diharapkan akan tercukupi. Hal ini secara langsung memperkuat ketahanan pangan di wilayah Pacitan.

Tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, Embung Tremas juga disiapkan sebagai destinasi wisata alam baru. Pengembangan ekowisata ini diharapkan dapat menarik pengunjung dan menciptakan peluang ekonomi. Potensi pariwisata ini akan menambah pendapatan bagi masyarakat sekitar embung.

Bupati Indrata Nur Bayaji berharap agar masyarakat Tremas dapat mengembangkan dan memanfaatkan embung ini secara optimal. "Dengan adanya embung ini, kebutuhan air untuk tanaman insya Allah akan cukup. Tinggal bagaimana masyarakat Tremas bisa mengembangkan dan memanfaatkannya," kata Bupati Indrata Nur Bayuaji alias Mas Aji.

Pembangunan Embung Tremas merupakan wujud nyata kerja sama antara Yayasan Obor Tani dan dukungan dana CSR dari Coca-Cola Foundation. Sinergi ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. Kolaborasi semacam ini sangat penting untuk proyek infrastruktur besar.

Selain pembangunan embung, warga Tremas juga menerima program pengelolaan sampah organik. Program ini diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia bersama Yayasan BenihBaik.com. Sampah rumah tangga diubah menjadi pakan ternak dan pupuk organik, menciptakan nilai tambah dari limbah.

Menurut Bupati Indrata, keberadaan infrastruktur Embung Tremas dan program pengelolaan sampah akan memperkuat ketahanan pangan dan lingkungan. Inisiatif komprehensif ini diharapkan dapat menjadi model. Beliau berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Kabupaten Pacitan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi