Bos Krakatau Steel Ungkap Saham Perusahaannya Melonjak hingga 300%, Ternyata Ini Strateginya
Kenaikan signifikan ini menjadi indikator bahwa langkah-langkah transformasi yang dijalankan manajemen mulai memberikan hasil nyata.
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan mengatakan, harga saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melonjak sekitar 300%, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik dan investor terhadap kinerja perusahaan.
"Puji syukur berbagai langkah transformasi yang dijalankan mulai menunjukkan hasil. Hal ini tercermin dari kenaikan harga saham Krakatau Steel yang telah mencapai sekitar 300% sebagai indikasi kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap Krakatau Steel," ujar Akbar dalam konferensi pers Paparan Publik Krakatau Steel, Selasa (25/11).
Kenaikan signifikan ini menjadi indikator bahwa langkah-langkah transformasi yang dijalankan manajemen mulai memberikan hasil nyata. Ia menegaskan bahwa apresiasi pasar ini menunjukkan optimisme kuat terhadap arah baru perusahaan.
Akbar menyampaikan bahwa lonjakan saham bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan buah dari konsistensi manajemen dalam memperbaiki tata kelola serta meningkatkan transparansi.
Sebagai bagian dari transformasi budaya perusahaan, segenap Direksi Manajemen saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat revolutionary movements committed to transform.
Semangat tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan utamanya dalam membangun kepercayaan serta transparansi dengan pemangku kepentingan dan investor.
"Transformasi budaya perusahaan serta perbaikan proses bisnis menjadi fondasi utama yang mendorong meningkatnya keyakinan investor. Pasar melihat Krakatau Steel tengah memasuki fase pemulihan dan pertumbuhan yang lebih solid," ujar dia.
Rencana Perombakan Bisnis
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) buka-bukaan rencana merombak bisnis PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Harapannya langkah itu bisa menyehatkan kinerja keuangan perusahaan.
Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas menerangkan pihaknya tengah melakukan finalisasi. Dalam identifikasi Danantara, perusahaan berkode saham KRAS itu belum efisien secara bisnis.
"Krakatau Steel akan segera finalisasi. Bongkar habis, enggak pernah untung, enggak pernah bagus, enggak pernah efisien. Dia punya banyak persoalan dari investasi yang enggak pas, dia ada namanya blast furnace, seperti itu," kata Rohan dalam temu media di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (31/10).
Beban Perusahaan
Rohan menjelaskan lagi, meski ekosistem operasional dinilai lengkap, tapi perusahaan masih terbebani. Sehingga perusahaan perlu mengorbankan sebagian untuk menopang kegiatannya.
"Tetapi itu di beberapa waktu yang sudah panjang lah, sudah beberapa lama ini, untuk menutupi kehidupannya dipenggal-penggal, mulai dijualin pengolahan airnya dan seterusnya, hampir hilang pelabuhannya," jelas dia.
Danantara akan merombak bisnis Krakatau Steel. "Hal seperti itu yang kita lihat dia punya banyak kelebihan itu akan di-twist, Insyaa Allah itu," ujar dia.