Krakatau Steel dan Pemkot Cilegon Perkuat Sinergi Logistik Pacu Investasi

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama Pemerintah Kota Cilegon memperkuat sinergi logistik demi mengakselerasi investasi dan meningkatkan daya saing industri di Cilegon.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Krakatau Steel dan Pemkot Cilegon Perkuat Sinergi Logistik Pacu Investasi
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama Pemerintah Kota Cilegon memperkuat sinergi logistik demi mengakselerasi investasi dan meningkatkan daya saing industri di Cilegon. (AntaraNews)

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Cilegon. Sinergi ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur logistik di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan mampu mendorong akselerasi investasi serta meningkatkan daya saing industri baja nasional.

Upaya kolaboratif ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Cilegon pada 21 Januari. Kesepakatan ini berfokus pada pembangunan akses jalan pelabuhan dan optimalisasi aset industri. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan utama dalam iklim investasi daerah.

Kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional. Ini termasuk program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen melalui peningkatan kemudahan investasi.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menjelaskan bahwa penandatanganan MoU pada 21 Januari menjadi indikator utama upaya strategis ini. MoU tersebut mencakup pembangunan akses jalan pelabuhan dan optimalisasi aset industri di Cilegon.

Menurut Akbar, kesepakatan ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah Krakatau Steel Group untuk memperkuat konektivitas logistik industri baja dan sektor pendukungnya. Sinergi ini juga diharapkan dapat menekan biaya logistik, yang selama ini menjadi tantangan utama bagi iklim investasi daerah.

Kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah ini selaras dengan program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen melalui peningkatan kemudahan investasi. Akbar Djohan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan praktik bisnis berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Sinergi dengan Pemerintah Kota Cilegon diharapkan membuka peluang pengembangan bisnis infrastruktur, kawasan industri, dan logistik terpadu. Hal ini dilakukan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyambut baik kesepakatan ini sebagai momentum penting. Ini adalah awal akselerasi pembangunan Kota Cilegon menjadi kota industri dan pelabuhan yang lebih kompetitif.

Robinsar berharap MoU ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi langkah awal pembangunan Kota Cilegon yang lebih maju. Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen mengoptimalkan aset daerah untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.

MoU ini diharapkan membuka pintu bagi akses permodalan dan masuknya investasi baru. Fokus utamanya adalah pengembangan fasilitas pelabuhan dan infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Cilegon.

Sejalan dengan itu, Krakatau Steel memaparkan visi jangka panjang pengembangan kawasan industri berskala besar. Perusahaan saat ini mengelola lahan sekitar 500 hektare, dengan rencana perluasan bertahap hingga 2.000 sampai 10.000 hektare. Perluasan ini bertujuan mendukung terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus yang komprehensif di Cilegon.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi