Bill Gates Ungkap Tiga Profesi yang Tak Bisa Digantikan AI, Apa Saja?
Sang maestro teknologi ini terus memperingatkan bahwa banyak pekerjaan akan menjadi usang karena teknologi menjadi lebih tertanam dalam masyarakat.
Pendiri Microsoft, Bill Gates memiliki prediksi yang agak suram untuk masa depan dunia karena kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, kecanggihan AI dapat menyingkirkan jutaan lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini.
"Dan meskipun mungkin tidak persis seperti masa depan dystopian yang terlihat dalam film-film fiksi ilmiah populer, itu mungkin masih merupakan situasi yang kurang ideal bagi kita manusia biasa karena AI terus berkembang, setidaknya," menurut miliarder Bill Gates dikutip Unilad.com, Sabtu (19/4).
Sang maestro teknologi ini terus memperingatkan bahwa banyak pekerjaan akan menjadi usang karena teknologi menjadi lebih tertanam dalam masyarakat.
Namun Gates cukup yakin bahwa ada tiga pekerjaan yang tidak akan bisa dikerjakan oleh AI hingga kiamat.
1. Pembuat Kode (programmer)
Meskipun AI dapat menghasilkan kode, pada titik ini, AI masih jauh dari kata sempurna. Dalam hal ini AI akan bergantung pada programmer untuk memantaunya, memperbaiki kesalahan dan bug, serta merancang sistem yang lebih canggih.
"Jadi, kita memiliki AI yang membutuhkan orang untuk membangun dan memantau lebih banyak AI. Agak puitis dalam satu sisi," ucap Bill Gates.
2. Pakar Energi
Gates juga menyinggung bahwa sektor energi terlalu rumit untuk ditangani AI secara realistis pada tahap ini. Sektor minyak, nuklir, dan energi terbarukan membutuhkan strategi dan terlalu banyak keahlian untuk memiliki industri yang sepenuhnya otomatis.
Insinyur, peneliti, dan teknisi diperkirakan masih dibutuhkan untuk mengelola infrastruktur, memahami tantangan industri, dan berinovasi untuk masa depan.
3. Ahli biologi
Jika berbicara tentang ahli biologi, meskipun AI dapat digunakan sebagai alat (seperti yang sudah ada) dalam industri medis, teknologi tersebut tidak memiliki kreativitas yang diperlukan untuk penemuan ilmiah.
Jadi, sementara ini para ahli kemungkinan besar hanya akan menggunakannya untuk menganalisis tumpukan data dan mendiagnosis penyakit.
Gates telah mengakui bahwa ia mungkin saja salah memprediksi. Tetapi cara teknologi yang terus berkembang ini digunakan kemungkinan akan mengubah kehidupan sehari-hari masih sama seperti revolusi industri dan internet di masa lalu.