ASDP Pastikan Kesiapan Penyeberangan Kapal Feri Mudik Lebaran 2026, Siapkan Posko Terpadu
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memastikan kesiapan penyeberangan kapal feri mudik Lebaran 2026. Berbagai fasilitas disiapkan di posko terpadu untuk melayani kebutuhan para pemudik.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memastikan kesiapan optimal layanan penyeberangan kapal feri untuk periode mudik Lebaran 2026. Kesiapan ini dilakukan melalui penguatan posko pelayanan dan pengendalian transportasi yang tersebar di beberapa titik strategis.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa posko-posko tersebut disiapkan secara matang untuk melayani masyarakat, khususnya bagi pemudik yang belum memiliki tiket. Mereka dapat melakukan reservasi tiket langsung di lokasi posko yang disediakan.
Peninjauan posko layanan di Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak, Tangerang, Banten, pada Minggu (15/3/2026), menunjukkan komitmen ASDP dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik. Fokus utama adalah pada rute penyeberangan utama antara Pulau Jawa dan Sumatera, yakni Pelabuhan Merak dan Ciwandan.
Kesiapan Posko dan Fasilitas Penunjang Mudik
ASDP telah menyiapkan posko-posko terpadu yang siap melayani seluruh kebutuhan pengguna jasa penyeberangan antarpulau. Posko ini menyediakan beragam fasilitas penting untuk menunjang kenyamanan pemudik selama perjalanan.
Fasilitas yang tersedia meliputi layanan informasi terkait jadwal dan rute penyeberangan, tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik, hingga penjualan tiket untuk kebutuhan mudik Lebaran. Heru Widodo menekankan pentingnya pelayanan prima agar pengguna jasa dapat memanfaatkan posko dengan nyaman.
Ketersediaan fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi potensi penumpukan dan memberikan solusi praktis bagi pemudik. Dengan demikian, perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih teratur dan minim kendala.
Peningkatan Arus Penumpang dan Prediksi Puncak Mudik
Pergerakan arus penumpang untuk mudik Lebaran 2026 sudah mulai terlihat sejak H-8 Hari Raya Idul Fitri, atau Jumat (13/3/2026). Heru Widodo mencatat bahwa sejumlah pelabuhan, baik di Merak maupun Ciwandan, telah mengalami peningkatan aktivitas, meskipun masih dalam kondisi relatif normal dan belum signifikan.
Peningkatan aktivitas penumpang mudik ini didominasi oleh kendaraan pribadi, dengan kenaikan sekitar lima persen dari proyeksi total 9,3 persen untuk masa angkutan Lebaran. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak arus.
ASDP memprediksi puncak pergerakan mudik penumpang penyeberangan di Pelabuhan Merak-Ciwandan akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026. Meskipun ada peningkatan, kondisi saat ini masih tergolong aman, memberikan waktu bagi ASDP untuk terus memantau dan menyesuaikan layanan.
Imbauan Penting untuk Kelancaran Perjalanan Mudik
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama ASDP Heru Widodo memberikan imbauan penting kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan. Ia meminta pemudik untuk mempersiapkan diri dan memilih waktu perjalanan yang sesuai guna menghindari penumpukan pemberangkatan.
"Saya menghimbau seluruh pemudik untuk mempersiapkan waktu perjalanan dengan matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi sehat, fisik yang prima, sehingga mudik dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan selamat," kata Heru Widodo.
Imbauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan lancar menuju kampung halaman. Perencanaan yang matang dari pemudik akan sangat membantu kelancaran operasional penyeberangan secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews