Arus Balik Nataru Bandara Bali Mulai Terlihat, Wisatawan Tinggalkan Pulau Dewata
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mulai mencatat pergerakan signifikan Arus Balik Nataru 2025/2026, dengan dominasi keberangkatan penumpang meninggalkan Pulau Dewata.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kini mulai menunjukkan pergerakan signifikan arus balik wisatawan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Fenomena ini terpantau jelas sejak Kamis, 1 Januari 2026, menandai berakhirnya periode puncak kedatangan wisatawan ke Pulau Dewata.
Pergerakan arus balik Nataru ini ditandai dengan dominasi jumlah penumpang yang meninggalkan Bali dibandingkan dengan yang datang. Hal ini mengindikasikan bahwa para wisatawan secara bertahap mulai kembali ke daerah asalnya setelah menikmati momen liburan panjang di Bali.
Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, menjelaskan bahwa kondisi ini terlihat dari data keberangkatan yang melonjak. Pada awal tahun 2026, tepatnya hari ke-18 Posko Nataru, total penumpang yang diangkut mencapai 70.071 orang.
Dominasi Keberangkatan Penumpang di Awal Tahun
Pada tanggal 1 Januari 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat total 70.071 penumpang yang dilayani. Angka ini terdiri dari 28.639 penumpang domestik dan 41.432 penumpang internasional, menunjukkan aktivitas penerbangan yang tinggi di awal tahun.
Data lebih lanjut menunjukkan bahwa kedua kategori penumpang tersebut didominasi oleh keberangkatan. Sebanyak 16.124 penumpang domestik, atau 56 persen dari total domestik, tercatat berangkat meninggalkan Bali. Demikian pula, 21.707 penumpang internasional, atau 52 persen dari total internasional, juga merupakan keberangkatan.
Proporsi keberangkatan yang lebih tinggi ini secara jelas mengindikasikan dimulainya arus balik wisatawan Nataru. Wisatawan yang sebelumnya datang untuk berlibur kini mulai meninggalkan Pulau Dewata, mengakhiri masa liburan mereka.
Perbandingan dengan kondisi hari-hari sebelumnya semakin memperkuat temuan ini, di mana dominasi kedatangan kini berangsur-angsur berbalik menjadi dominasi keberangkatan. Ini adalah pola yang umum terjadi setelah periode libur panjang.
Perbandingan Arus Lalu Lintas Selama Periode Nataru
Sebelum dimulainya arus balik Nataru, periode 24-31 Desember 2025 menunjukkan pola yang berbeda di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Selama rentang waktu tersebut, bandara melayani total 581.709 penumpang dengan dominasi kedatangan.
Sebanyak 320.246 penumpang, atau 55 persen dari total, tercatat datang ke Bali. Jumlah ini terbagi menjadi 185.478 penumpang internasional dan 134.768 penumpang domestik. Sementara itu, 261.463 penumpang atau 45 persen tercatat meninggalkan Bali.
Puncak pergerakan penumpang selama periode Posko Nataru secara keseluruhan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025. Pada hari itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat total 83.318 penumpang, dengan 43.645 penumpang datang dan 39.673 penumpang berangkat.
Secara kumulatif, sejak awal Posko Nataru pada 15 Desember 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani 1.255.788 penumpang. Rata-rata harian mencapai 69.766 penumpang, dengan dominasi kedatangan wisatawan sebanyak 671.598 penumpang.
Meskipun secara total kedatangan masih mendominasi, pergeseran data pada awal Januari 2026 menunjukkan tren yang jelas. Arus balik wisatawan Nataru kini menjadi fokus utama operasional bandara, memastikan kelancaran keberangkatan bagi para pelancong.
Sumber: AntaraNews