Sejumlah penerbangan di Bandara Intenasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bali dialihkan ke bandara lainnya, pada Selasa (24/2). Kondisi ini terjadi akibat cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang.
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede, Eka Sandi Asmadi mengatakan, sehubungan dengan kondisi cuaca hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di wilayah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (24/2) untuk operasional bandara tetap berjalan dengan normal. Tetapi ada 3 penerbangan yang terdampak.
"Adapun hingga saat ini, terdapat tiga penerbangan yang terdampak atas kondisi cuaca tersebut," kata Eka Sandi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2).
Untuk penerbangan kedatangan yang terdampak ialah Cebu Pacific nomor penerbangan 5J 281 rute Manila - Denpasar dialihkan ke Makassar pada pukul 00.12 WITA. Penerbangan tersebut telah mendarat di Denpasar pada pukul 05.40 WITA.
Kemudian, Indonesia Air Asia nomor penerbangan QZ 247 rute Phuket-Denpasar dialihkan ke Jakarta pada pukul 01.05 WITA. Penerbangan tersebut telah mendarat di Denpasar pada pukul 07.02 WITA.
Advertisement
Selanjutnya, untuk penerbangan keberangkatan yang terdampak ialah Cebu Pacific nomor penerbangan 5J 282 rute Denpasar-Manila, dijadwalkan untuk terbang pada pukul 01.00 WITA. Pesawat telah diberangkatkan pada pukul 04.00 WITA.
Selanjutnya, Transnusa nomor penerbangan 8B 5254 rute Denpasar- Lombok, dijadwalkan berangkat pukul 12.40 WITA. Pesawat mengalami penjadwalan ulang penerbangan atau rescheduled untuk diberangkatkan pada pukul 15.29 WITA.
Kemudian, Wings Air nomor penerbangan IW 1856 rute Denpasar- Lombok, dijadwalkan berangkat pada pukul 11.10 WITA. Pesawat telah diberangkatkan pada pukul 12.08 WITA, dan telah mendarat pada pukul 12.40 WITA.
Advertisement
Eka Sandi menerangkan,.PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara senantiasa melakukan koordinasi dengan instansi terkait, yakni BMKG dan AirNav Indonesia untuk terus memantau perkembangan cuaca di area Bandara I Gusti Ngurah Rai, demi memastikan keselamatan dan keamanan penumpang dalam berjalannya operasional bandara.
"Kami juga memastikan infrastruktur dan sarana pendukung di terminal tetap prima sehingga kualitas layanan kepada pengguna jasa bandara tetap optimal. Kepada seluruh pengguna jasa Bandara I Gusti Ngurah Rai diimbau untuk tiba lebih awal di bandara dan senantiasa memantau kondisi lalu lintas menuju bandara demi kelancaran perjalanan," ujarnya.
"Kami juga mengimbau kepada para pengguna jasa agar dapat berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk mengetahui informasi penerbangan terkini," ujarnya.